Sosialisasi Bangga Kencana di Depok Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga dan Generasi Berkualitas
DEPOK - Upaya memperkuat ketahanan keluarga serta mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan bebas stunting terus digencarkan melalui kegiatan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang diselenggarakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Rakyat Beji, Kota Depok, Jumat (6/11/2026).
Dalam sambutannya, tuan rumah kegiatan, Siti Rewy Hanna, menegaskan bahwa Program Bangga Kencana merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun keluarga yang tangguh sekaligus meningkatkan kualitas kependudukan di Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, DPR RI, Kemendukbangga/BKKBN, tokoh masyarakat, serta para kader yang selama ini menjadi ujung tombak di lapangan.
"Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman, tetapi juga mampu meneruskan edukasi dan mengimplementasikan nilai-nilai pembangunan keluarga di lingkungan masing-masing," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota Komisi IX DPR RI Sukur H. Nababan, ST, yang dinilai konsisten mendorong berbagai program kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga Kecamatan Beji dan Kota Depok.
Sementara itu, sambutan Sukur H. Nababan yang diwakili oleh Deni Mauladi, ST, menekankan pentingnya memastikan program pemerintah tidak berhenti pada level kebijakan semata, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurut Deni, kemitraan antara Komisi IX DPR RI dan Kemendukbangga/BKKBN selama ini diarahkan untuk memperluas jangkauan informasi, edukasi, dan berbagai program pembangunan keluarga kepada masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah program pemerintah tidak hanya diukur dari kualitas perencanaannya, tetapi juga dari besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat secara langsung.
Karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan kegiatan sosialisasi sebagai sarana menambah wawasan mengenai pembangunan keluarga.
"Kita semua memiliki harapan yang sama, yaitu melihat anak-anak tumbuh sehat, memperoleh pendidikan yang baik, memiliki masa depan yang cerah, dan menjadi generasi yang mampu membawa Indonesia menuju kemajuan," katanya.
Deni menambahkan, terwujudnya harapan tersebut membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, lingkungan, tokoh masyarakat, kader, hingga pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang kuat dan pada akhirnya menjadi fondasi bangsa yang maju.
Dalam sesi pemaparan materi, dr. Nurizky Permanajati, MH, selaku Direktur BKKBN Pusat, menjelaskan bahwa program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia secara umum telah menunjukkan keberhasilan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.
Ia menyebutkan bahwa pengendalian jumlah penduduk memiliki keterkaitan erat dengan upaya mengatasi berbagai persoalan keluarga.
Pertambahan penduduk yang tidak terkendali berpotensi memunculkan beragam masalah sosial dan keluarga, termasuk persoalan yang berkaitan dengan kekerasan dalam rumah tangga.
Sementara itu, Citra Indah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, mengajak masyarakat untuk membangun keluarga yang terencana dan berkualitas.
Menurutnya, program keluarga berkualitas bertujuan meningkatkan kemampuan keluarga dalam beradaptasi dengan lingkungan serta menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang disediakan pemerintah sebagai sarana konsultasi berbagai persoalan keluarga.
"Kami berharap seluruh keluarga di Kota Depok dapat memanfaatkan layanan PUSPAGA untuk mendapatkan pendampingan dan konsultasi, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang harmonis, kuat, dan berkualitas," ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, pemerintah bersama DPR RI dan BKKBN berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga, pengasuhan anak, serta pembangunan keluarga berkualitas semakin meningkat.
Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia di masa mendatang. (Yud).