Anggota Pansus 11 DPRD Provinsi Jawa Barat, Ahmad Faisyal Hermawan. PALAPA POS/Yudha.

Industri Tumbuh, Setoran PAD Air Permukaan Masih Minim

BANDUNG – Pemanfaatan air permukaan (Aper) di Jawa Barat kembali menjadi sorotan. Di tengah tingginya kebutuhan industri dan perusahaan daerah terhadap air baku, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini dinilai belum tergarap secara optimal.

Isu tersebut mencuat dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) 11 DPRD Jawa Barat yang tengah mengkaji strategi optimalisasi pendapatan daerah dari pemanfaatan air permukaan, Sabtu (16/5/2026).

Anggota Pansus 11, Ahmad Faisyal Hermawan, menekankan bahwa tarif pemanfaatan air permukaan sudah bertahun-tahun tidak mengalami penyesuaian. Padahal, jumlah pengguna terus meningkat, mulai dari perusahaan swasta hingga Perumda Air Minum (PAM).

“Banyak perusahaan yang menggunakan air permukaan, tetapi harganya sudah bertahun-tahun tidak naik. Akibatnya, PAD Jawa Barat dari sektor ini tidak optimal,” ujar Ahmad Faisyal Hermawan. (ADV).

Previous Post Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Apresiasi Rencana Kenaikan Dana Hibah RW
Next PostIdentitas Pemohon Belum Lengkap, Permintaan Dokumen APBD Ditolak