Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Rudy Heryansyah saat laksanakan jaring aspirasi. PALAPA POS/Yudha.
Harapan Mulya Krisis SMP Negeri, Warga Protes ke Rudy Heryansyah
KOTA BEKASI - Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Rudy Heryansyah, menyoroti persoalan akses pendidikan di wilayah Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Bekasi Utara.
Hingga kini, warga setempat masih mengeluhkan kesulitan memasukkan anak mereka ke sekolah negeri karena di wilayah tersebut belum tersedia gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.
Ketiadaan fasilitas pendidikan itu membuat warga Harapan Mulya harus bersaing dengan daerah lain saat proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kondisi ini dinilai tidak adil bagi anak-anak yang seharusnya mendapat hak pendidikan setara di lingkungan domisili mereka.
''Ada aspirasi dari warga Harapan Mulya yang meminta dibangun SMP Negeri karena di sana memang belum ada. Akibatnya, saat SPMB jalur domisili, banyak anak-anak kesulitan karena harus bersaing dengan wilayah lain dan jarak sekolah yang cukup jauh,” ujar Rudy, Kamis (9/7/2026).
Menurut Rudy, keberadaan SMP Negeri di setiap kelurahan merupakan langkah konkret untuk meminimalisir persoalan klasik yang kerap muncul setiap tahun saat penerimaan murid baru. Ia menekankan, tanpa pemerataan fasilitas pendidikan, kebijakan SPMB justru berpotensi menimbulkan ketidakadilan sosial.
“Keberadaan SMP Negeri di tiap kelurahan adalah solusi nyata. Pemerintah tidak bisa terus membiarkan warga berjuang sendiri menghadapi sistem yang tidak berpihak,” tegasnya.
Rudy berharap Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pendidikan segera mempertimbangkan pembangunan SMP Negeri di Harapan Mulya. Ia menilai, akses pendidikan yang merata bukan sekadar janji politik, melainkan kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
"Kami berharap usulan ini menjadi perhatian serius pemerintah. Ke depan, masyarakat Harapan Mulya harus memiliki akses pendidikan negeri yang lebih dekat dan mudah, bukan terus dipinggirkan,” tandasnya. (Yud).