Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ahmad Faisyal Hermawan. PALAPA POS/Yudha.

Fenomena LGBT di Jawa Barat, Ahmad Faisyal Usulkan Percepatan Ranperda Perlindungan Keluarga

BANDUNG – Provinsi Jawa Barat tercatat sebagai wilayah dengan jumlah populasi Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) tertinggi di Indonesia, dengan estimasi mencapai 302 ribu orang.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ahmad Faisyal Hermawan, mengusulkan percepatan pembentukan regulasi berupa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perlindungan keluarga.

“Kita sama-sama mengetahui bahwa Jawa Barat saat ini berada di posisi pertama terkait populasi LGBT. Ini bukan prestasi yang patut dibanggakan, melainkan persoalan serius yang harus segera diatasi oleh pemerintah,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Faisyal menilai fenomena LGBT merupakan ancaman bagi generasi penerus bangsa, terlebih di tengah arus modernisasi dan kemudahan akses digital yang menjadi pintu masuk penyebaran perilaku tersebut.

“LGBT bukan penyakit yang bisa dideteksi secara medis, melainkan muncul dari kebiasaan bersosial dan kemudahan mengakses dunia digital,” ungkapnya.

Meski demikian, ia berharap kasus LGBT di Jawa Barat dapat diminimalisir, bahkan dihapuskan, melalui sinergi antara masyarakat dan pemerintah.

“Saya meyakini, jika masyarakat dan pemerintah bekerja sama dalam mengentaskan persoalan LGBT, kasus ini bisa ditekan bahkan dihilangkan,” tutupnya.

Sebelumnya, Penggiat Keluarga (GIGA) Indonesia melakukan audensi dengan DPRD Provinsi Jawa Barat guna membahas kasus HIV di Jawa Barat.

Ketua Giga Indonesia, Euis Sunarti, menyoroti data terkait jumlah LGBT di Jawa Barat yang disebut menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Euis juga mengungkapkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jawa Barat yang mencatat lonjakan kasus HIV dalam tiga tahun terakhir.

Menurut dia, pada 2022 tercatat 8.620 kasus baru HIV di Jawa Barat. Angka itu meningkat menjadi 9.710 kasus pada 2023 dan kembali melonjak menjadi 10.405 kasus pada akhir 2024. (ADV).

Previous Post Ibadah Haji Sampai 13 Juni, Tri Adhianto Titip Pemerintahan ke Wakil Wali Kota Bekasi