IST.

DPR RI dan Kemendukbangga/BKKBN Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Depok

DEPOK – Upaya memperkuat pembangunan keluarga terus digencarkan melalui kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana Bersama Mitra yang diinisiasi Anggota Komisi IX DPR RI, Sukur H. Nababan, bekerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN).

Sosialisasi ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pembangunan keluarga, mulai dari pengasuhan anak, keterlibatan ayah dalam keluarga, hingga pemberdayaan lanjut usia sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas dan sejahtera.

Dalam sambutannya, Sukur H. Nababan menegaskan bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari keluarga yang kuat dan berkualitas.

“Program Bangga Kencana perlu terus dikenalkan kepada masyarakat karena pembangunan bangsa berawal dari keluarga. Kita ingin setiap keluarga memiliki pemahaman yang baik dalam mendampingi anak tumbuh dan berkembang, membangun hubungan yang harmonis, serta memberikan perhatian kepada anggota keluarga pada setiap tahapan usia,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program pemerintah tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam mengimplementasikan berbagai informasi dan pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan sosialisasi.

“Melalui kegiatan bersama mitra ini, kami berharap masyarakat semakin mengenal berbagai program yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar pembangunan keluarga dapat berjalan secara berkelanjutan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Agung Rusmanto, Penata KKB Ahli Madya BKKBN Jawa Barat, memaparkan berbagai program prioritas yang tengah dijalankan Kemendukbangga/BKKBN dalam mendukung percepatan pembangunan keluarga dan penurunan angka stunting nasional.

Menurutnya, upaya penanganan stunting terus diperkuat melalui berbagai program lintas sektor dengan target menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen, Kamis (29/10/2026).

Sejumlah program prioritas yang diperkenalkan kepada masyarakat antara lain Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), serta TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak).

Sementara itu, narasumber dari Kemendukbangga/BKKBN, Arif Rifqi Zaidan, menjelaskan transformasi kelembagaan BKKBN menjadi Kemendukbangga/BKKBN sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2024.

Transformasi tersebut merupakan langkah strategis dalam menghadapi dinamika kependudukan sekaligus memperkuat pembangunan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.

Arif juga memaparkan sejumlah program unggulan atau quick wins Kemendukbangga/BKKBN, di antaranya TAMASYA yang berfokus pada penyediaan layanan pengasuhan anak yang aman dan berkualitas, GATI yang mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak, serta SIDAYA yang bertujuan memberdayakan lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif di lingkungan masyarakat.

“Pembangunan keluarga harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari memastikan anak memperoleh pengasuhan yang baik, mendorong kehadiran ayah dalam proses tumbuh kembang anak, hingga memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap sehat, aktif, dan berdaya,” jelasnya.

Melalui pemaparan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pembangunan keluarga tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga kualitas pengasuhan, keharmonisan hubungan, pembentukan karakter generasi muda, serta perhatian terhadap kesejahteraan lansia.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mendorong masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam mewujudkan pembangunan keluarga berkelanjutan. Dengan sinergi antara DPR RI, Kemendukbangga/BKKBN, dan masyarakat, program pembangunan keluarga diharapkan semakin dikenal, dipahami, dan diterapkan demi terwujudnya keluarga Indonesia yang tangguh, sejahtera, dan berkualitas menuju Generasi Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Balai Rakyat Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, ini dihadiri sejumlah narasumber dan amu VIP diantaranya: Agung Rusmanto, S.E. M.A.P.(BKKBN JABAR) Penata KKB Ahli Madya. Supriyatun, S.H (DP3AP2KB KOTA DEPOK) Sekertaris Dinas. Muhammad Diansyah Sekertaris Kel. Beji. (Yud).

Previous Post Anggota Komisi III DPR Apresiasi Komitmen Kapolri Berantas Narkoba