Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda (baju putih) bersama jajaran DPC PKB Kota Bekasi. PALAPA POS/Yudha.
DPC PKB Kota Bekasi Ditarget Rebut Pimpinan Legislatif, Apakah Bisa?
KOTA BEKASI - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi mulai memasang target lebih tinggi menghadapi Pemilu 2029. Setelah berhasil meningkatkan perolehan kursi DPRD Kota Bekasi pada Pemilu 2024, PKB kini membidik posisi strategis di jajaran pimpinan DPRD Kota Bekasi.
Target tersebut disampaikan Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, saat menghadiri pengukuhan jajaran DPC PKB Kota Bekasi sekaligus agenda orientasi politik di Hotel Amaroossa, Bekasi Selatan, Sabtu (24/10/2026).
Menurut Syaiful, target penambahan kursi akan dibahas dan ditetapkan melalui Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab), yang sekaligus menyusun roadmap pemenangan PKB Kota Bekasi untuk Pemilu 2029.
“PKB Kota Bekasi kita targetkan paling tidak masuk di jajaran Wakil Ketua DPRD,” ujarnya.Ia mengapresiasi capaian DPC PKB Kota Bekasi pada Pemilu 2024 yang mampu meningkatkan kursi dari satu menjadi lima.
“Sudah menciptakan sejarah baru. Tolong dipertahankan, dan pada saat yang sama ditingkatkan,” tegasnya.
Syaiful menekankan, salah satu kunci peningkatan elektabilitas adalah memperkuat kedekatan dengan masyarakat. PKB, katanya, tidak cukup hanya melakukan konsolidasi internal, tetapi juga harus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan warga.
“PKB ingin terus bertumbuh bersama warga Kota Bekasi melalui agenda kepedulian dan pelayanan,” jelasnya.
Ia meminta jajaran PKB Kota Bekasi memperkuat lima agenda pelayanan yang sudah berjalan, termasuk program gerak tanggap darurat dengan enam mobil layanan 24 jam. Selain itu, PKB juga diminta menyasar kelompok pemilih muda yang akan mendominasi Pemilu 2029.
“PKB betul-betul harus menjadi bagian dari aspirasi anak-anak muda,” katanya.
Syaiful menambahkan, konsolidasi organisasi di tingkat bawah menjadi bagian penting untuk memastikan PKB memiliki struktur yang dekat dengan masyarakat.
Ia menyebut kebijakan kaderisasi di tingkat PAC kini mendorong kepengurusan diisi kader berusia maksimal 35 tahun, sementara pengurus ranting di kelurahan harus merepresentasikan warga hingga tingkat RT.
Ia berharap pengurus baru DPC PKB Kota Bekasi dapat mempertahankan capaian Pemilu 2024 sekaligus mencari terobosan baru menghadapi pertarungan politik 2029.
Menurutnya, penguatan struktur partai, pelayanan masyarakat, serta kedekatan dengan pemilih muda menjadi modal penting bagi PKB Kota Bekasi untuk meningkatkan perolehan kursi DPRD. (Yud).