
Komisioner KPUD Humbahas, Bawaslu dan pihak tim kampanye koalisi Indonesia Kerja 01 tengah melakukan verifikasi faktual. PALAPAPOS/Andi Siregar
KPUD Humbahas Verifikasi Faktual Data Temuan BPN 02
DOLOK SANGGUL - Menindaklanjuti surat KPU RI nomor: 407/PL.02.1-SD/01/KPU/III/2019 tentang penyempurnaan data pemilih dan temuan data Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres-Cawapres Nomor urut 02, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Humbahas menuntaskan verifikasi faktual (Verfak) di daerah itu.
Komisioner KPUD Humbahas, Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Belta Sihite kepada wartawan, Senin (18/3/2019) di kantornya, mengatakan, Verfak atas temuan data BPN 02 itu dilakukan, Minggu (17/3/2019).
Verfak tersebut dilakukan dengan menarik sampel dari data yang ada, yakni Desa Pasaribu, Kelurahan Pasar Dolok Sanggul dan Desa Bona ni Onan, Kecamatan Dolok Sanggul.
Katanya, ada lima kelompok yang Diverfak, yakni pemilih yang lahir tanggal 1 Januari, tanggal 1 Juli, tanggal 31 Desember, usia diatas 90 tahun dan di bawah 17 tahun.
“Verifikasi faktual dilakukan dengan cara mengecek langsung ke alamat si pemilih dengan dibuktikan KTP. Hasilnya, semua betul terverifikasi di lapangan,” jelasnya.
Katanya lagi, dari hasil Verfak tadi, ditemukan bahwa data pemilih memenuhi syarat dan sesuai dengan dokumen administrasi kependudukannya. “Sesuai DPT, semua yang kita Verfak memenuhi syarat untuk memilih dan tidak ditemukan data ganda,” ujarnya.
Verfak tersebut dilakukan anggota KPU disaksikan pihak Bawaslu, perwakilan tim kampanye koalisi Indonesia Kerja 01. Lebih lanjut, sambung Belta, sesuai DPT Pemilu 2019 di Humbahas, bahwa pemilih faktual tanggal lahir 31 Desember sebanyak 1152 orang. Dari data itu, sebanyak 409 laki-laki dan 743 perempuan.
Pemilih faktual tanggal lahir 1 Juli sebanyak 1050 orang. Dari data tersebut, sebanyak 399 laki-laki dan 651 perempuan. Sementara pemilih faktual tanggal lahir 1 Januari, yakni satu orang perempuan.
Pemilih faktual usia 90 tahun sebanyak 359 orang. Dengan asumsi 122 laki-laki dan 237 perempuan. Pemilih faktual usia 17 tahun sebanyak 12 orang dengan asumsi enam laki-laki dan enam perempuan. “Dengan hasil Verfak tersebut, kita berharap kepercayaan masyarakat terhadap data pemilih semakin tinggi,” tandasnya. (and)