Ilustrasi.

Ribuan LGBT di Kota Bekasi, MUI Angkat Bicara

KOTA BEKASI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi memperkirakan jumlah penyebaran Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Kota Bekasi sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai kurang lebih 6.000 orang. Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Dakwah Khusus MUI Kota Bekasi, Abu Deedat, pada Selasa (9/6/2026).

"Untuk Kota Bekasi, informasi yang kami terima berasal dari para pelaku maupun pendamping mereka. Angkanya sekitar 6.000 orang. Walaupun kami tidak memiliki data resmi, angka tersebut muncul dalam sebuah acara yang digelar MUI,” ujarnya.

Ia menambahkan, data tersebut diperoleh dari pengakuan sejumlah pihak yang disebut berasal dari komunitas LGBT dan pernah berkomunikasi langsung dengan MUI Kota Bekasi.

"Kelompok itu pernah datang ke kantor MUI. Mereka menyampaikan jumlah mereka telah mencapai lebih dari 6.000 orang. Yang membuat miris, mereka mengaku bangga dengan identitas yang dimiliki,” ungkapnya.

Abu Deedat berharap pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif, dapat bersinergi dalam mengatasi penyebaran LGBT di Kota Bekasi.

“Upaya menjaga nilai toleransi harus berjalan beriringan dengan penguatan moral masyarakat. Pemerintah Kota Bekasi perlu tegas dan fokus melakukan pembinaan terhadap perilaku menyimpang ini,” tutupnya. (Yud).

Previous Post Generasi Muda Kota Bekasi Berprestasi: Azizah Khumaira Menuju Mahkota Puteri Anak Jawa Barat
Next PostWTP Lagi! Kota Bekasi Tembus 90,8 Persen Tindak Lanjut BPK