PKB Kota Bekasi Siap Gandakan Kursi di Legislatif
KOTA BEKASI – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi mulai mempersiapkan pembekalan kader sebagai strategi penjaringan calon anggota legislatif (Caleg) potensial sejak dini. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat kesiapan partai dalam menghadapi Pemilu 2029.
“Agenda hari ini ada dua. Pertama, konsolidasi pengurus. Kedua, kick off pembekalan pencalegan dini,” ujar Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, konsolidasi dilakukan untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) yang baru terbentuk di 12 kecamatan Kota Bekasi.
Selain itu, PKB Kota Bekasi juga tengah menyiapkan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada awal April mendatang, bersamaan dengan daerah lain di Jawa Barat.
“Insyaallah, jika tidak ada perubahan, Muscab akan digelar pada 4 April 2026,” tambahnya.
PKB Kota Bekasi kini fokus pada pencalegan dini untuk mendongkrak perolehan kursi legislatif, dari sebelumnya 5 kursi menjadi 10 kursi.
“Proses rekrutmen sudah berjalan. Beberapa nama telah kami inventarisir untuk bergabung. Pencalegan dini ini menjadi ikhtiar kami melipatgandakan kemenangan di 2029,” jelas Rizky.
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Sudjatmiko, yang hadir dalam kesempatan tersebut, menyatakan optimisme bahwa strategi pencalegan dini akan membawa kemenangan bagi PKB di Kota Bekasi pada Pemilu 2029.
“Selain menambah kursi di tingkat kota dan provinsi, kami juga menargetkan kader terbaik PKB bisa maju sebagai calon wakil atau Wali Kota Bekasi,” ujarnya.
Menurutnya, perjuangan sejati berada di eksekutif sebagai pemegang kendali anggaran. Saat ini, pemerintah daerah belum sepenuhnya melibatkan parlemen dalam menjalankan fungsi pokoknya.
“Harapannya, dengan banyak kursi di legislatif, PKB bisa ikut dalam kontestasi kepala daerah. Itu target besar dari DPP maupun DPW,” tegasnya. (Yud).