Bupati Taput Nikson Nababan saat meninjau proyek pembangunan Jembatan Gantung Lumbansoit Sipoholon yang masih dalam pengerjaan, Selasa (24/8/2021) Palapa Pos/Alpon Situmorang

Bupati Taput Berencana Sematkan Nama ' Fatmawati' Untuk Jembatan Gantung Lumbansoit Sipoholon

TAPANULI UTARA - Bupati Taput Nikson Nababan saat meninjau pembangunan jembatan gantung akses utama warga Desa Hutauruk Hasundutan, Selasa (24/8/2021).

Pembangunan proyek Jembatan gantung saat ini tahap pembangunan bawah (boro file) pada papan proyek tertulis, proyek tersebut dikerjakan PT. Raja Baroar Agung dengan pagu anggaran Rp. 3.079.837.000,00, sumber dana Kementrian PUPR Dirjen Bina Marga Satker PJN Wilayah II Propinsi Sumatera Utara.

Bupati Nikson Nababan kepada awak media meminta kepada pelaksana agar pembangunan cepat  sesuai dengan waktu pelasanaan dan tidak asal jadi. Karena jembatan ini berdiri diatas Sungai Sigeaon yang sewaktu-waktu air sungai bisa meluap, perlu jembatan yang kokoh.

Selain itu, jembatan merupakan jalur alternatif penghubung antar dua desa ke lokasi pasar dan ke ibukota Kecamatan Tarutung. Jembatan juga fungsinya sangat penting bagi masyarakat dalam transaksi dan proses perekonomian masyarakat setempat.

“Jembatan lama dulunya ada, tetapi rusak karena bencana alam, maka saya usulkan pembangunnya ke Kementrian PUPR. Harus kuat, kokoh dan berkualitas untuk bisa tahan lebih lama,"pinta Nikson Nababan.

Pada kesempatan itu Nikson menyampaikan rencananya untuk meminta,  agar nama Jembatan Gantung Lumbansoit Sipoholon diganti menjadi Jembatan Gantung Fatmawati.

"Diskusikan dengan tokoh masyarakat, tokoh adat di desa ini tentang pemberian nama jembatan ini menjadi Jembatan Fatmawati. Kemarin saya sudah resmikan jembatan alternatif Soekarno-Hatta di Kecamatan Tarutung,"ungkap Nikson Nababan.

Dia menjelasakan maksud dan tujuan memberi nama jembatan Fatmawati, karena ingin menanamkan kepada masyarakat sejarah para pejuang tokoh-tokoh yang berjiwa nasionalis untuk negara Republik Indonesia.

Sementara Ikkut Nababan sebagai penyedia jasa pada proyek itu mengatakan, pekerjaan proyek diperkirakan selesai awal Desember 2021.

"Tahapan bangunan bawah ( bore file) sudah selesai. Akan dilanjutkan pembanguan atas, pylon, blok angkur dan bronjong," kata Ikkut Nababan.

Hadir saat itu mendampingi Bupati Taput meninjau proyek tersebut, Kadis PUPR Dalan Simanjuntak, Kadis Perkim Budiman Gultom, Camat Sipoholon Richan Situmorang, Kapolsek Sipoholon serta beberapa pimpinan OPD.

Penulis: Alponso

Previous Post Mendukung Program Strategis Nasional, PJT I Bangun Laboratorium Mejaga Kualitas Air Danau Toba
Next PostForkopimda Taput Keluarkan Keputusan Pengendalian Penyebaran Covid-19