Bupati Taput Nikson Nababan dan rombongan OPD saat turun meninjau infrastruktur di Kecamatan Parmonangan. Minggu (5/9/2021). PALAPA POS/ Alpon Situmorang

Tuntaskan Infrastruktur, Bupati Taput Rela 'Mengemis' Anggaran 1,1 Triliun ke Pusat

TAPANULI UTARA- Masih banyaknya infrastruktur jalan, jembatan, hingga pembenahan saluran irigasi untuk menopang visi misi Lumbung Pangan sangat membutuhkan dana yang fantastis.

Kucuran dana APBD Tapanuli Utara yang meningkat drastis sejak kepemimpinan Bupati Taput Nikson Nababan pembangunan infratruktur yang menjadi urat nadi perekonomian masih ada yang belum dilaksanakan karena ketebatasan anggaran. Langkah agar terealisasi dengan 'Mengemis' anggaran ke pusat menuntaskan pembangunan infrastruktur terutama di daerah terpencil.

Saat menghabiskan kunjungan terakhir di Dusun Ranggitgit Desa Horisan Ranggitgit Kecamatan Parmonangan, Minggu (5/9/2021) usai mengikuti kebaktian Minggu di Gereja HKBP Ranggitgit kembali mengatakan, di periode keduanya tetap akan menuntaskan pembangunan infrastruktur.

Bupati Nikson mengungkapkan, telah mengajukan permohonan kepada Presiden Joko Widodo agar anggaran menuntaskan infrastruktur jalan jembatan di Taput Rp1,1 triliun.

"Kita butuh anggaran 1,1 Triliun untuk membenahi jalan kita yang eksisting (sudah ada) , artinya pengaspalan, pengerasan, dan pemeliharaannya,"katanya.

Kebutuhan anggaran tahun 2022 telah melayangkan surat ke Kementerian PUPR agar Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 127 M mengucur ke Taput.

"Agustus kemarin Saya sudah tandatangan proposal ke Pak Menteri PUPR usulan pembangunan infrastruktur jalan dan sumber daya air sekitar 127 miliar,"sebutnya.

Dihadapan warga, Nikson mengatakan September tahun 2020, Pemerintah Pusat memberikan bantuan Pemulihan Ekonomi (PEN), dari semua daerah yang di Provinsi Sumut hanya Taput yang mendapatkan.

"Dampak dana PEN itu sangat besar, dimana infrastruktur kita terbenahi, sektor ekonomi ditingkat makro dan mikro tumbuh diakhir tahun dengan mengucurnya anggaran tersebut,"ungkapnya.

Nikson mengungkapkan, tahun ini akan ada lagi kucuran dana PEN tambahan sebesar Rp 73 miliar.

"Mudah-mudahan bisa masuk untuk anggaran bantuan dari Pemerintah Pusat tahun ini. Untuk itu dimohon kesabarannya, akan segera dibenahi pembangunan di seluruh Taput dengan bertahap termasuk di Kecamatan Parmonangan ini,"pungkasnya.

Dalam kesempatan itu Kepala Desa Ranggitgit Ferdinan Manalu mengatakan, pembukaan jalan ke Hutajulu sudah hampir rampung dan Dana Desa di Dusun Ranggit berupa BLT tidak ada karena sesuai hasil musrembang desa dialokasikan ke pembangunan pisik.

"Terima kasih buat perhatian Pak Bupati, Kami masih mengharapkan perhatian Bapak agar pembangunan infrastruktur di desa ini tuntas,"ujarnya.

Terkait warga yang di vaksi , Ferdinan Manalu mengatakan, 80 persen warga desa Ranggitgit sudah di vaksin Covid-19.

Penulis : Alponso

Previous Post Nginap di Rumah Penduduk Ala Bupati Nikson Serap Aspirasi Warganya
Next PostKomisi 4 DPRD Kota Bekasi Minta Prioritas Vaksin Untuk Siswa