Bupati Taput Nikson Nababan saat meletakkan batu pertama menandai pembangunan jembatan yang akan dinamai Trisakti Bung Karno di Dusun Simarsalaon Desa Pertengahan, Sabtu (4/9/2021). PALAPA POS/ Alpon Situmorang

Trisakti Bung Karno Interkoneksikan Parmonangan Barat dan Timur Tanpa Melintasi Tapteng

TAPANULI UTARA - Keinginan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menggenjot pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di daerah terjauh di wilayah yang pimpinnya terus berjalan.

Didorong tekad warga agar tidak melintas melalui jalur Kabupaten tetangga, itulah latar belakang dikucurkannya pembangunan Jembatan Aek Simarsalaon Desa Pertengahan Parmonangan ,Tapanuli Utara.

Jembatan akan diberi nama Trisakti Bung Karno saat ini sedang dikerjakan CV. Excantri dengan biaya Rp.456.474.999 bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran (TA) 2021.

Proses pembangunan Jembatan alternatif ditandai peletakan batu pertama oleh Bupati Taput Nikson Nababan, Sabtu (4/9/2021).

Dalam agenda rangkaian kunjungan kerja, Bupati Nikson Nababan didampingi Anggota DPRD Taput Fraksi PDIP Ombun Simanjuntak dan Rudi Nababan, Nasdem Jesaya Manalu, Sekretaris Daerah Indra Simaremare dan OPD.

Jembatan itu nantinya menjadi akses vital penghubung antar Dusun dan Desa yang berada di Parmonangan Barat dan Timur.

"Jembatan yang akan dibangun menghubungkan Parmonangan Timur dan Parmonangan Barat. Selama ini warga yang ingin bepergian ke Parmonangan Barat harus dari Tapanuli Tengah. Kita harapkan dengan terbangunnya jembatan ini Parmonangan Barat dan Timur bisa menyatu. Mohon doa dan dukungan kita semua", pinta Nikson.

Nikson mengungkapkan, pihaknya  telah mengajukan permohonan anggaran kepada Presiden Joko Widodo senilai RP 1,1 triliun untuk menuntaskan infrastruktur jalan jembatan di Taput.

"Anggaran itu masih jalan yang eksisting, artinya pengaspalan pengerasan, belum lagi untuk pemeliharaannya,"imbuhnya.

Nikson juga menambahkan, tahun ini telah melayangkan surat agar Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar  Rp 127 M mengucur ke Taput.

"Ini upaya kita, kiranya Pak Presiden dan Ibu Menteri Keuangan menyetujui agar tidak ada lagi desa ataupun dusun yang terisolir Tapanuli Utara yang kita cintai ini,”ungkapnya.

Dengan terbangunnya infrastruktur di desa akan mampu menopang kemajuan Taput.

"Desa kuat, kota akan kuat, Indonesia akan mandiri dan berdikari. Saya harap dukungan masyarakat Tapanuli Utara agar daerah kita semakin maju,"katanya.

Penulis: Alponso

Previous Post BBHAR DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Tidak Komersil
Next PostNginap di Rumah Penduduk Ala Bupati Nikson Serap Aspirasi Warganya