Ilustrasi Gedung HKBP. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

Terapkan Protokol Kesehatan, Bupati Taput Minta Sinode Godang HKBP Tetap Berjalan

TAPANULI UTARA - Terkait agenda Sinode Godang HKBP yang akan berlangsung 19-25 Oktober mendatang, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengatakan, sebaiknya kegiatan tersebut tetap dilaksanakan.

"Dilanjutkan saja Sinode Godang, jangan ditunda," sebutnya, Sabtu (5/9/2020). 

Meski ditengah Pandemi Covid-19, Nikson meminta kegiatan tersebut tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dan mengacu Perbup Nomor 40.

"Tetap patuhi protokol kesehatan dan nantinya seluruh Sinodestan yang datang dari berbagai daerah akan diperiksa petugas Dinas kesehatan," terangnya.

Sebelumnya, dalam agenda rapat tertinggi (Sinode Godang) di HKBP telah diputuskan pimpinan HKBP terkait waktu dan tempat pelaksanaan di Seminarium Sipoholon, 19-25 Oktober yang akan datang.

Bahkan sejak awal guna mempersiapkan perhelatan pemilihan Ephorus hingga pimpinan beserta praeses, Ephorus HKBP telah melantik panitia pelaksana 23 April yang lalu.

Namun, jelang hari-H terjadi perbedaan pendapat ataupun polemik belakangan ini, jika agenda Sinode Godang HKBP tersebut dimungkinkan terlaksana ditengah Pandemi Covid-19.

Menurut salah satu tokoh masyarakat Sipoholon, Kamiruddin Simanungkalit mengatakan, ada segelintir orang yang tidak menyetujui acara Sinode Godang.

"Ada segelintir orang yang tidak ingin Sinode Godang terlaksana, sementara itu kami sebagai masyarakat tidak ada menolak Sinode Godang yang dilaksanakan di Auditorium Seminarium Sipoholon," ujar mantan Kades Simanungkalit tersebut.

Anehnya lagi, Kamiruddin mengungkapkan, ada segelintir orang yang tidak menyetujui dengan menandatangani surat penolakan.

"Kami sebagai masyarakat setuju Sinode Godang agar dapat dilaksanakan, namun harus sesuai protokol kesehatan," pintanya.

Senada juga disampaikan Bintang Simanungkalit agenda  Sinode Godang HKBP tanggal 19-25 Oktober diharapkan tetap terlaksana.

"Kami sebagai masyarakat Desa Simanungkalit sangat setuju Sinode Godang tetap berjalan sesuai jadwal, namun seluruh Sinodestan harus mematuhi aturan protokol kesehatan sehingga Taput aman dari pandemi tersebut," ujarnya. (als)

Previous Post Ini Alasan Indonesia Pakai Roket Milik Elon Musk
Next PostBupati Taput Perjuangkan Pelepasan Lahan Pertanian Masyarakat