Pokir Terancam Hilang, Rudy Dorong Aspirasi Warga Lewat Musrenbang
KOTA BEKASI - Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Rudy Heryansyah, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi warga di tengah polemik hilangnya Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan dalam mekanisme pembangunan daerah tahun 2027.
Di sela agenda Reses III tahun 2026, Rudy menekankan bahwa jalur perjuangan aspirasi masyarakat tetap diperkuat melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
“Ya, kita tetap harus berjuang untuk merealisasikan aspirasi masyarakat. Caranya, kita perkuat melalui Musrenbang,” ujarnya, Sabtu (10/10/2026).
Rudy, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, mengaku harus meyakinkan masyarakat bahwa kebutuhan mereka tetap mendapat ruang dalam perencanaan pembangunan.
"Melalui Musrenbang, kita pastikan aspirasi warga yang selama ini kita tampung bisa masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan,” katanya.
Komitmen tersebut sejalan dengan rekam jejak Rudy yang konsisten mendorong pemerataan pembangunan di Daerah Pemilihan Kota Bekasi 2. Aspirasi yang ditampung mencakup bidang pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur jalan lingkungan.
Dalam berbagai kesempatan reses, Rudy kerap menyoroti kebutuhan mendesak, seperti pendirian SMP Negeri di Kelurahan Harapan Mulya, perbaikan infrastruktur lingkungan, hingga pengadaan mobil ambulans untuk pelayanan kesehatan.
Isu hilangnya Pokir mencuat setelah sejumlah anggota DPRD mempertanyakan nasib hasil reses yang terancam tidak masuk dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) maupun Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027.
Jika Pokir tidak diakomodasi, dikhawatirkan aspirasi masyarakat kehilangan ruang dalam proses penyusunan APBD.Di tengah polemik tersebut, Rudy memilih fokus pada penguatan jalur Musrenbang.
Forum di tingkat kelurahan dan kecamatan disebutnya sebagai ruang strategis untuk menjaring kebutuhan riil masyarakat sebelum diformulasikan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah.
“Dalam Musrenbang juga para Ketua RW akan menyampaikan apa kebutuhan di lingkungan. Itu yang akan kita prioritaskan,” tandasnya. (Yud).