Bupati Taput Nikson Nababan dan Ketua Dekranasda Satika Simamora saat menghadiri penutupan pameran UMKM Milenial di Sopo Partukkoan, Kecamatan Tarutung, Jumat (5/3/2021). PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menegaskan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kuat jika warga atau konsumen tidak membeli produk dari luar.

Penegasan itu disampaikan Bupati sebelum menutup acara launching koperasi produsen Mega Gotong Royong dan pameran UMKM Milenial selama tiga hari di Sopo Partukkoan, Kecamatan Tarutung, Jumat (5/3/2021).

“UMKM kuat jika kita tidak membeli produk dari luar. Mari kita cintai dan beli produk lokal," kata Bupati di dampingi Ketua Dekranasda Satika Simamora, Kepala Cabang Kejari (Kacabjari) Tarutung dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Taput.

Bupati Nikson meminta selain OPD, Camat dan Kades juga ikut mendorong perkembangan UMKM di Taput.

“UMKM kita harus kuat dan mandiri. Kita bisa belajar dari negara China maju sangat pesat karena politik ekonomi mereka,” ucap Bupati.

BACA JUGA: Hetty Ajak Warga Taput Cintai Produk Lokal UMKM

BACA JUGA: Pasarkan Produk UMKM, Satika Simamora Motivasi Milenial Kreativitas

Nikson menyatakan mengadopsi data presisi desa memetakan infrastruktur satu daerah sama seperti dilakukan China.

“China mampu mengurangi angka kemiskinan. Mereka fokus pembangunan dari desa melalui data presisi,” tegasnya.

Selain itu lanjut Bupati, Pemkab Taput menjajaki kerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) menyajikan atau mengolah data presisi desa.

“Melalui teknologi drone, kita mengetahui infrastruktur desa baik jalan, irigasi dan bangunan sekolah," paparnya.

Bupati menyebut, akan menggelar lomba UMKM Desember 2021 bertujuan memacu kreativitas pelaku UMKM.

“Camat, Kades dan Kepala Sekolah harus berperan aktif. Ketua Dekranasda juga tetap memacu kreativitas UMKM sehingga semakin maju dan berkembang," tandas Bupati.

Ketua Badan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif (BPEK) PDI Perjuangan Taput Rosnala Sitompul mengharapkan melalui pameran, pelaku UMKM bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

“Setelah tiga hari pameran, kita berharap kaum milenial termotivasi buka usaha sendiri, dan kita sepakat kedepan akan terbangun jaringan aplikasi online Bukka Lapo," kata Rosnala Sitompul juga Ketua Panitia pameran.

Penutupan pameran dirangkai lucky draw khusus pembeli belanja produk UMKM minimal Rp 100.000 dengan hadiah utama satu unit mesin cuci.

Acara launching koperasi produsen Mega Gotong Royong dan pameran UMKM Milenial juga bagian kegiatan peringatan HUT PDI Perjuangan dan Bulan Bung Karno.

 

Penulis: Alfonso Situmorang

Editor: Oloan Siahaan

Comments

Leave a Comment