Bupati Taput Nikson Nababan, Ketua DPRD Poltak Pakpahan, Ketua Dekranasda Satika Simamora, Wakil Ketua PKK Marsaulina Lumbantobing, Kadis Koperasi Herli Sinaga, Ketua Panitia Rosnala Sitompul saat launching koperasi dan pembukaan pameran di Sopo Partukkoan, Rabu (3/3/2021). PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Taput menjadi bapak angkat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).  

Hal itu disampaikan Bupati saat membuka launching koperasi Mega Gotong Royong Jaya dan pameran UMKM generasi milenial di Sopo Partukkoan, Kecamatan Tarutung, Rabu (3/3/2021).

“Demi kemajuan UMKM Taput, saya meminta OPD jadi bapak angkat pelaku UMKM," kata Bupati dihadiri Ketua DPRD Poltak Pakpahan, Ketua Dekranasda Satika Simamora serta Fraksi PDI Perjuangan.

Menurut Bupati, bapak angkat bertujuan agar OPD menjadi tempat diskusi dan sharing memajukan UMKM di Taput.

“Kita harus mencintai produk lokal, dan harus mampu bersaing dengan produk luar. Maka saya undang OPD dan kepala sekolah agar mengetahui serta membeli produk UMKM Taput," jelas Bupati.

Nikson Nababan selaku Ketua DPC PDI Perjuangan menyebutkan, berbagai kegiatan partai sesuai kebijakan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Partai bukan hanya alat merebut kekuasaan akan tetapi harus mampu menjadi alat negara dan masyarakat menuju kemandirian," ungkapnya.

Menurut Nikson, koperasi Produsen Mega Gotong Royong Jaya sudah lama dicita-citakan pengurus dan seluruh kader PDI Perjuangan serta masyarakat Taput.

“Kita sudah lama menunggu launching koperasi ini. Saya harap badan, sayap partai membuat agenda demi kebesaran partai," tegasnya.

Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan mengakui antusiasme anak muda mengikuti pameran.

“Saya lihat beragam produk disajikan anak-anak muda. Di era digital ini sangat mudah memasarkan produk UMKM," kata Poltak.

Poltak mengatakan, Fraksi PDI Perjuangan kini menggagasi Peraturan Daerah (Perda) agar produk UMKM dipajang di mini market.

“Tujuan Perda agar produk kita semakin laris dan dikenal ketika dipajang di mini market," jelasnya.

Ketua Panitia Rosnala Sitompul menyampaikan, pameran UMKM masih bagian dari peringatan HUT PDI Perjuangan dan Bulan Bung Karno.

“Pameran selama tiga hari, ada 30 pelaku UMKM binaan PDI Perjuangan ikut ambil bagian.  Tujuan pameran memotivasi kaum milenial menggeluti bidang UMKM," kata Rosnala Sitompul juga Ketua Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) PDI Perjuangan Taput. (als)

Comments

Leave a Comment