Kasatpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah. PALAPAPOS/Istimewa

BEKASI - Memutus mata ranti penyebaran Covid -19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi rutin melakukan roadshow (keliling-red) sosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2020 tentang Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) Masyarakat Produktif dalam Penanganan Wabah Covid-19.

Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Bekasi Abi Hurairah mengatakan, kegiatan roadshow sosialisasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dibantu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di 12 Kecamatan. sebagai upaya Pemkot Bekasi menekan penyebaran wabah Covid-19 di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlaku hingga Februari 2021.

"Setelah disahkan bulan Desember, sebagai implementasi penerapan Perda tersebut, kami bersama OPD di tingkat kecamatan melakukan sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat menerapkan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan (4M)," kata Abi Hurairah, Rabu (20/1/2021) sore.

Lebih jauh, mantan Camat Bekasi Selatan itu mengungkapkan, kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi masih tinggi membuat Satpol PP tidak main-main menerapkan Perda.

"Sejauh ini, kami melihat kedisiplinan masyarakat Kota Bekasi memakai masker cukup baik. Namun disisi lain, kami juga menemukan beberapa pengusaha masih membandel tidak menerapkan protokol kesehatan (Prokes), dan penindakan telah kami lakukan terhadap beberapa Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Bekasi Selatan dan Bekasi Timur," tegasnya.

Sejauh ini, sambung Abi, 10 kecamatan telah dilakukan sosialisasi, sisanya Bantar Gebang serta Mustika Jaya secepatnya dilakukan.

"Sosialiasasi dilanjutkan dengan operasi non yustisi serta operasi yustisi sesuai tahapan yang telah dijadwalkan, dan diharapkan bisa menjadi 'shock teraphy' bagi masyarakat dan pengusaha untuk memahami aturan sesuai Perda," tandasnya. (rez)