Anggota DPRD Jawa Barat Ade Puspitasari juga Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi. PALAPAPOS/Reza Aulia

BEKASI – Gema MKGR Kota Bekasi mendukung penuh anggota DPRD Jawa Barat Ade Puspitasari yang juga kader milenial dengan segudang prestasi dan pengalaman berorganisasi maju sebagai calon Wali Kota Bekasi di Pilwalkot 2023.

Ketua Gema MKGR Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan kepada palapapos.co.id, Kamis (14/1/2021) mengatakan, banyak negara termasuk di Indonesia, politisi muda dan muncul sebagai pemimpin karena sistem politik dinilai lebih mendukung. Dia yakini, Ade Puspitasari biasa disapa Mpok Ade itu memiliki modal pengalaman maju di pentas politik pada tahun 2023 .

Menurutnya, peluang politisi muda seperti Ade Puspitasari memimpin di Kota Bekasi terbuka lebar, karena secara demografi Kota Bekasi bersinggungan langsung dengan ibukota, yang secara kualitas literasi anak muda di kota besar lebih melek politik, dan tinggal bagaimana mekanisme partai meraup simpati kaum milenial.

BACA JUGA: Masa Tugas Plt Diperpanjang, Ade Berpotensi Terpilih Sebagai Ketua Golkar Kota Bekasi

Meski iklim politik saat ini lebih bersahabat bagi politisi muda idealis, sambung Syahrul, tentu bukan tantangan mudah untuk mengusung politisi milenial.

"Ada banyak kendala yang bakal dihadapi, seperti senioritas di tubuh partai politik memberi ruang terbatas terhadap politisi muda, karena bagaimanapun suara kelompok politisi tua lebih dominan,"ungkap Syahrul.

Lebih jauh, Syahrul menambahkan, figur muda Ade Puspitasari saat diusung menjadi calon, Kota Bekasi akan mengukir sejarah baru sebab calon Wali Kota Bekasi termuda pertama sepanjang sejarah.

"Politisi muda dapat memberi kesegaran di panggung politik, khususnya di Kota Bekasi. Mereka menawarkan gerakan baru, dengan sudut pandang jaman sekarang yang tetap berkolaborasi dengan para senior, untuk menerima input positif demi kemajuan Kota Bekasi,"tandasnya.

Pasca pilkada serentak 2020, Partai Golkar mencatat berhasil meloloskan 26 tokoh muda atau milenial menjadi kepala daerah dari 60 kader dicalonkan.

Diketahui, dari 60 tokoh milenial tersebut, sebanyak 37 orang diusung sebagai calon kepala daerah dan 23 orang diusung sebagai calon wakil kepala daerah, dengan rentang usia antara 25 hingga 40 tahun.

Selain tokoh milenial, Golkar juga mengusung 23 calon kepala daerah (cakada) dari unsur perempuan di 270 daerah menggelar pilkada serentak.

Dari 23 cakada perempuan terpilih sebanyak 11 orang  menjadi Bupati. Bahkan, tujuh diantaranya adalah kader murni Partai Golkar. (rez)

Comments

  • Roy

    1 month ago

    Masih jauh

    Replay
  • Arief

    1 month ago

    Belom mateng

    Replay

Leave a Comment