Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah. PALAPAPOS/Reza Aulia

BEKASI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengaku akan membuka kembali pembelajaran tatap muka pada Januari 2021, dengan terlebih dahulu melakukan simulasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka terbatas pada Desember 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatulah menjelaskan, pembelajaran tatap muka Januari 2021 dengan mematuhi protokol kesehatan sesuai teknis tengah dibahas bersama Komisi IV DPRD Kota Bekasi.

"Saat ini, teknis simulasi pembelajaran tatap muka terbatas dilingkup Disdik sedang dirumuskan dengan berbagai pihak, diantaranya Disdik, Dinkes, Dewan Pendidikan, BMPS, RSUD, Puskesmas dan Komisi IV," kata Inayatullah kepada palapapos.co.id, Rabu (25/11/2020).

Sambungnya, Kota Bekasi telah memiliki role model terkait pembelajaran tatap muka berdasarkan Perwal Nomor 346 terkait Tatanan Hidup Baru dilingkup Disdik sempat disimulasikan Agustus 2020, dan nantinya akan ada tambahan baru melengkapi aturan tersebut.

"Selain SKB 4 Menteri yang menjelaskan kewenangan pembelajaran tatap muka dikembalikan kepada satuan tugas dimasing-masing daerah, serta Perwal yang menjadi rujukan. Tentunya kita harapkan, para orang tua siswa dapat mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin saat pembelajaran tatap muka dimulai, dengan terlebih dahulu memuat MoU antara Kepala Sekolah (Kepsek) dengan Komite Sekolah dan kerjasama antara Kepsek dengan Puskesmas untuk fungsi pengawasan," terangnya.

BACA JUGA: Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Klarifikasi Pemberitaan Kegiatan Belajar Mengajar

BACA JUGA: Enggan Diwawancarai Terkait Pembukaan KBM Tatap Muka, Kadisdik dan Sekdis Kota Bekasi Saling Lempar Tanggungjawab

Terkait kesiapan sekolah menyambut pembelajaran tatap muka, Inayatulah menuturkan, para Kepsek akan mengajukan kesiapan pembelajaran tatap muka kepada Disdik, dengan terlebih dulu melakukan pendataan kepada orang tua siswa menyetujui diadakannya pembelajaran tatap muka.

"Siap atau tidaknya dari sekolah, dan kepala sekolah yang mengajukan kesiapan belajar tatap muka. Selanjutnya, kita nanti akan lakukan evaluasi dengan menilai mulai dari infrastruktur dan juga rombelnya," bebernya.

Lebih jauh, Inayatulah mengatakan, sekolah yang telah mengajukan persiapan.  Dan ketika ada yang tidak siap akan dievaluasi, dan sekolah tetap melakukan pembelajaran secara daring.

"Bisa saja, misalnya SD ada 300 sekolah dan ternyata yang siap hanya 60 sekolah, ya tidak apa-apa. Berapapun itu tetap kita pantau dan evaluasi setiap minggu dengan tetap melibatkan seluruh unsur terkait," tegasnya.

Ditambahkan Inayatulah, untuk jadwal normal dimulainya pembelajaran tatap muka dapat dilakukan pada 18 Januari 2020 dan sedang dirumuskan SOP-nya, juknisnya, format MoU antara Kepsek dengan Komite Sekolah dan Kepsek dengan Puskesmas.

"Pada saat pembelajaran tatap muka diadakan kembali, nantinya seluruh sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan dan kemungkinan besar ada perubahan waktu belajar dari jam normal 45 menit menjadi 25 menit untuk SMP, sementara SD dari 40 menit menjadi 20 menit. Selain itu, setiap kelas tidak lebih dari 20 orang dan rombel SMP untuk kelas 1 satu rombel, kelas 2 juga satu rombel dan kelas 3 juga satu rombel, sementara untuk SD hanya untuk kelas 4, 5 dan 6 satu rombel," tandasnya. (rez)

Editor: Oloan Siahaan

Comments

  • Reflizar

    1 month ago

    Alhamdulillah kalau sudah bisa tatap muka disekolah mudah mudahan sekolah di kota Bekasi bersiap diri untuk tatap muka lagi

    Replay
  • sayid agil mustofa

    1 month ago

    agil

    Replay

Leave a Comment

Berita Lainnya

Wali Kota Bekasi: Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Terima Vaksin

BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjadi orang pertama di B

Pandemi Covid-19, Gus Shol Berbagi Paket Sembako

BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi Sholihin berbagi paket sembako kepada warg

Pemkot Bekasi Perpanjang Masa ATHB Hingga Februari 2021

BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memperpanjang masa Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor: 300/Kep.001-BPBD/I/2021 Tentang Perpanjang

Berhasil Dibedah, LGK Resmikan Dua Rumah dan Satu Kantor RT

BEKASI – Awal tahun 2021, Laskar Gerakan Kebaikan (LGK) meresmika

Puncak Perayaan Natal 2020, HKBP Pondok Timur: Terima Kasih Atas Kunjungan PMII

BEKASI – HKBP Pondok Timur Indah, Kota Bekasi mengucapkan terima kasih kepada PMII STIE Tribuana mengunjungi serta membagikan bunga mawar kepada Jemaat Nasrani pada puncak Natal 25 De

PMII STIE Tribuana Bagikan Bunga Kepada Umat Nasrani Kota Bekasi

BEKASI - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STIE Tribuana membagikan bunga mawar kepada umat Kristiani saat merayakan hari Natal, Jumat (25/12/2020).

Pembagian