Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Nomor Urut Satu H. Pradi Supriatna dan Hj. Afifah Alia (Pradi-Afifah). PALAPAPOS/Istimewa

DEPOK – Pasangan calon (Paslon) Nomor Urut Satu H. Pradi Supriatna dan Hj. Afifah Alia ( Pradi-Afifah) berjanji akan membenahi infrastruktur Kota Depok jika menang Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Depok 9 Desember 2020.

Hal itu ditegaskan Pradi-Afifah pada Debat Publik Pertama Pilkada Kota Depok dengan Tema: Tata Kelola Pemerintahan, Pelayanan Publik, dan Hukum di Kota Depok Dalam Era Kebiasaan Baru, disiarkan disalah satu stasiun televisi swasta, Minggu (22/11/2020) sore.

“Kami akan benahi infrastruktur Depok, tidak ada lagi Margonda Sentris yang artinya saat ini bahwa pembangunan hanya di Margonda sehingga Kota Depok tidak teratur. Kami akan lakukan pemerataan pembangunan di wilayah-wilayah lainnya di Kota Depok,” kata Calon Wali Kota Depok Pradi Supriatna.

Menurut Pradi, masih banyak program pembangunan yang dia usulkan sewaktu menjabat Wakil Wali Kota Depok tidak dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Pemerataan pembangunan yang saya usulkan melalui APBD sampai saat ini belum terealisasi. Untuk itu pilih, coblos Paslon Nomor Urut Satu agar pemerataan pembangunan Depok bisa kami realisasikan,” ujar Pradi.

Calon Wakil Wali Kota Afifah Alia mengatakan sesuai program dan visi misi Paslon Nomor Urut Satu Pradi-Afifah akan membenahi infrastruktur dengan mengadakan anggaran pelebaran ruas-ruas jalan di Kota Depok untuk mengatasi kemacetan.

“Salah satu Program Unggulan Paslon Nomor Urut Satu Pradi-Afifah yaitu mengatasi kemacetan dengan melakukan pelebaran ruas jalan di Kota Depok. Kita akan anggarkan APBD untuk pelebaran ruas jalan di Depok,” kata Afifah.

BACA JUGA: Debat Pilkada Depok. Prafi-Afifah: Margonda Sentris Buat Sesat Arah Pembangunan Depok

BACA JUGA: Debat Pilkada Depok. Pradi: 15 Tahun, Hujan Sedikit Depok Banjir

Berikut Visi Misi dan Program Paslon Wali Kota Depok dan Wakil Wali Kota Depok Nomor Urut Satu  H. Pradi Supriatna dan Hj. Afifah Alia:

5 VISI MISI PRADI-AFIFAH

1. Membangun Pemerintah bersih dan transparan serta berorientasi pada pelayanan publik.
2. Mewujudkan sumber daya manusia Kota Depok sehat, cerdas, berdaya saing, dan bahagia.
3. Harmonisai sarana dan prasarana Kota dengan memperhatikan daya dukung Kota.
4. Membangun budaya masyarakat perkotaan yang toleran dan memiliki kesadaran dalam memeliharan Kota dan kehidupan bermasyarakat.
5. Memberdayakan masyarakat dan menciptakan seluas-luasnya kesempatan berusaha.

10 PROGRAM PRADI-AFIFAH

1. RW Membangun: Alokasi hingga Rp 500 juta untuk pembangunan disetiap RW di Kota Depok.
2. Angkutan Massal & BUMD Transportasi: Penyedia angkutan massal & integritas tranposrtasi Depok dengan Jabotabek untuk mengurangi kemacetan dibawah pengelolaan BUMD Tranportasi.
3. Berobat Gratis: Setiap warga berhak mendapat pelayanan kesehatan gratis di kelas III RSUD dan Puskesmas cukup dengan menunjukkan KTP Elektronik Kota Depok
4. Meningkatkan insentif untuk RT, RW, LPM, Kader Posyandu & Posbindu
5. Mal Pelayanan Publik: Layanan pembuatan dokumen kependudukan dan perizinan dilakukan satu atap dengan cepat dan bebas pungli.
6. Pasar sehat dan modern disetiap Kecamatan
7. Mencetak 10.000 pengusaha baru
8. Membangun pusat kebudayaan daerah
9. Insentif siswa berprestasi dan siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu
10. Mendorong ekonomi kerakyatan dan UMKM dengan membangun pusat logistik dan bekerjasama dengan online marketing place

6 Program Unggulan Pradi-Afifah

1. BEROBAT GRATIS: Cukup menunjukkan KTP Elektronik Kota Depok

2. RUMAH SAKIT KELILING: Ambulance 3 unit disetiap Kelurahan lengkap dengan peralatan, dan tenaga medis siap menjemput warga yang sakit

3. BANTUAN RP 500.000/KK/BULAN: Bagi warga terdampak Covid-19

4. PERBAIKAN DATA DAN PENAMBAHAN: Jumlah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)

5. DEPOK BERSIH: Menyediakan motor sampah setiap Rukun Warga (RW)

6. MENGATASI KEMACETAN: Pelebaran ruas jalan

Perlu diketahui, ada enam partai politik parlemen yang mendukung Pradi-Afifah yaitu PDI Perjuangan 10 kursi, Gerindra 10 kursi, Golkar (5), PAN (4), PKB (3), dan PSI (1). Sedangkan, partai politik non Parlemen antara lain Hanura, Perindo, NasDem, Garuda, PKPI, dan PBB. (rbs)

Editor: Oloan Siahaan

Comments

  • Olo

    1 month ago

    Mantap #01

    Replay

Leave a Comment

Berita Lainnya

Gema MKGR Dukung Ade Puspitasari Maju Calon Wali Kota Bekasi 2023

BEKASI – Gema MKGR Kota Bekasi mendukung penuh anggota DPRD Jawa

Gus Shol: ‘Re-Branding’ PPP Menuju Partai Modern

BEKASI – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dinilai perlu melakukan ‘re-branding’menuju partai modern mengusung tagline Merawat Persatuan dengan Pembangunan untuk  me

PKS Kota Bekasi Incar Kursi Eksekutif 2023

BEKASI - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi memperkenalkan struktur kepengurusan periode 2020-2025 yang dilakukan secara virtual kepada awak media, Minggu (10/1/2021). Kedepan, PKS

HUT Ke-48, PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Tanam 4.800 Pohon

BEKASI - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi menanam 4.800 bibit pohon pada Minggu (10/1/2021) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan ke -48. Penananaman dilakukan oleh kader pa

DPC PDI Perjuangan Taput Hijaukan Tepi Sungai Aek Sigeaon

TAPANULI UTARA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tapanuli Utara melakukan gerakan penghijauan di tepi Sungai Sigeaon Tarutung, Kamis (7/1/2021).

<

Pasca Musda, Pengurus PKS Kota Bekasi Gelar Virtual Presscon

BEKASI - Pasca ditetapkan jajaran pengurus baru DPD PKS Kota Bekasi periode 2020-2025 oleh DPW PKS Jawa Barat, Senin (28/12/2020). Pengurus PKS Kota Bekasi langsung menggelar konferensi per