Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro. PALAPAPOS/Reza Aulia

BEKASI - Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro mengatakan penanganan pandemi Covid-19 masih menjadi prioritas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi tahun 2021.

"Bicara APBD tahun anggaran 2021, tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, namun untuk fokus sesuai arahan dari Pemerintah Pusat yang memang hasil kesepakatannya, memastikan penanganan Covid-19 tetap dianggarkan," kata Chairoman kepada palapapos.co.id, Rabu (18/11/2020) sore.

Dia menjelaskan, dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) telah dicantumkan anggaran penanganan Covid-19 untuk tahun 2021.

"Hal tersebut sudah dianggarkan dalam pembahasan KUA-PPAS jumlahnya sebesar Rp 175 miliar melalui anggaran belanja tidak terduga," jelasnya.

Menurutnya, dana tersebut nantinya bakal diperuntukkan belanja Alat Pelindung Diri (APD), pembelian obat, belanja Alkes, testing, tracing, treatment (3T) dan insentif tenaga kesehatan.

Lebih jauh, ia menambahkan, DPRD bersama Pemkot Bekasi telah menggelar rapat Paripurna pembahasan Rancangan APBD (RAPBD) 2021 pada Senin (16/11/2020).

Lanjut Chairoman, DPRD masih terus mendalami tiap kegiatan dalam RAPBD yang telah disusun Pemkot Bekasi tahun 2021.

Terkait anggaran lainnya, politisi PKS itu menuturkan, banyak perubahan terjadi seperti anggaran infrastruktur. Meski begitu, anggaran untuk pendidikan masih dalam porsi cukup begitu juga pos anggaran lainnya, bahkan Pemkot Bekasi tidak menganggarkan untuk penyediaan bantuan sosial (bansos). (rez)

Editor: Oloan Siahaan

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Komisi IV Minta Disdik dan Dinkes Kota Bekasi Bersinergi Dukung Sekolah Tatap Muka

BEKASI - Komisi IV DPRD Kota Bekasi meminta Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan bersinergi untuk mendukung kebijakan pembukaan pembelajaran tatap muka Januari 2021.

Sela

Temukan Dugaan Pelanggaran THM, Satpol PP Kota Bekasi Segera Surati Disparbud

BEKASI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi segera menyurati Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) setempat terkait adanya dugaan pelanggaran dilakukan pelaku usaha

Disparbud Kota Bekasi Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha SPA Melanggar Perda

BEKASI – Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bekasi ancam memberikan sanksi berat pencabutan ijin usaha Solus Per Aqua (SPA) di Kawasan Ruko Sentra Niaga Kalimalang, Keluraha

Lemah Pengawasan, Disparbud Kota Bekasi Diduga Kurang Teliti Berikan Rekomendasi Ijin Usaha THM

BEKASI - Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bekasi diduga kurang teliti memberikan rekomendasi ijin usaha kepada pelaku usaha Tempat Hiburan Malam (THM) khususnya jenis usaha Solu

DPRD Kota Bekasi Setujui RAPBD 2021, Penanganan Covid-19 Masuk dalam Prioritas Belanja Tidak Terduga

BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2021 dengan antisipasi penanganan Covid-19 masuk dalam p

Disdukcapil Kota Bekasi Raih Juara 1 Kategori OPD Terinovasi Tahun 2020

BEKASI - Disdukcapil Kota Bekasi meraih juara 1 (pertama) untuk kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terinovasi Tahun 2020 dalam penganugerahan Perangkat Daerah Innovation Week Tahun