Anastasya Charles Angel Simanjuntak perancang busana milenial tampil mengkreasikan Ulos dipamerkan label busana Acas Mode pada hari Ulos di Hutaginjang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Perancang busana muda kaum milenial dari Kabupaten Tapanuli Utara Anastasya Charles Angel Simanjuntak (22) turut ambil andil melestarikan Ulos sebagai Budaya Batak melalui sentuhan tangannya memadupadankan motif Ulos ke busana rancangannya.

Rancangan Anastasya dibungkus dengan Brand Label Acas Mode dipamerkan melalui ajang fashion show di hari Ulos Hutaginjang pada Sabtu (17/10/2020).

Anastasya kepada palapapos.co.id menyampaikan terimakasih kepada Bupati Taput Nikson Nababan dan Ketua Dekranasda Taput Satika Simamora atas dukungannya.

“Terimakasih saya ucapkan kepada Pak Nikson dan Bunda Satika Simamora yang telah mendukung dan memotivasi para pelaku UMKM untuk selalu berkarya dan berproduksi," kata Anastasya, Senin (19/10/2020).

“Melalui kesempatan ini mengikuti pagelaran diberikan kepada saya sebagai Perancang Busana membuka aura untuk semakin melestarikan Ulos. Semoga ini menjadi semangat untuk terus berkarya, melalui rancangan busana untuk mengenalkan Ulos sebagai bagian dari Budaya Batak," sambung Anastasya di sanggar tempatnya berkarya.

Anastasya memaparkan, busana didesain dalam tema modis dan etnik mengangkat beberapa jenis Ulos seperti Ulos Sadum, Ulos Pelangi ‘ragihuting’, Ulos Sibolang, Ulos Pinucaan, dan Ulos Mangiring.

“Kita kreasikan melalui tangan-tangan muda terampil itu dikreasikan menjadi busana indah dan trendi agar digandrungi semua lapisan masyarakat termasuk kaum milenial. Sehingga tampil trendi dengan Ulos dapat dikampanyekan sebagai gerakan bersama mencintai Ulos," ungkapnya.

Sementara Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Tapanuli Utara Ny. Satika Nikson Nababan Boru Simamora mengapresiasi usaha perancang muda asal Taput seperti Anastasya Angel Simanjuntak, Junjung Hutabarat dan lainnya selalu aktif berkreasi mengenalkan Ulos sebagai budaya tidak terpisahkan dari Batak.

"Selaku Ketua Dewan Kerajinan Daerah, Ibu dukung dan motivasi perancang-perancang seperti mereka agar tetap berkarya dan selalu menjaga nilai-nilai luhur adat Batak melalui kreasi Ulos Batak yang dipadu dalam busana rancangannya. Semoga Anastasya dapat berkembang dan sukses kedepannya," kata Satika saat dihubingi via selular. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PMII STIES Mitra Karya Gelar Tradisi Munggahan

KOTA BEKASI - Menyambut bulan suci Ramadhan, para umat Islam di Indonesia biasanya gemar melaksanakan tradisi munggahan atau berkumpul dengan keluarga dan kerabat yang

Ribuan Keturunan Pomparan Sihotang Simarsoit Akan Penuhi Gedung Pertemuan Advent

KOTA BEKASI - Diperkirakan pada Senin (11/3/2024) mendatang, ribuan keturunan pomparan Sihotang Simarsoit, Boru, Bere dan Ibebere akan memenuhi

Memperat Tali Silaturahmi, Komunitas Suku Batak Gelar Pesta Bona Taon

KOTA BEKASI - Dalam rangka menyambut awal tahun sekaligus mempererat ikatan tali silaturahmi, komunitas suku Batak Sektor 3 Kampung Cerewet,

Ini Cara Ketua Kombas Mempertahankan Batik di Bekasi

KOTA BEKASI - Ketua Komunitas Batik Bekasi (Kombas), Barito Hakim Putra menjelaskan pihaknya memiliki strategi khusus agar masyarakat Kota Bekasi bisa terus melestarikan buday

Bupati Taput Buka Konsolidasi Tarombo dan Pembatasan Waktu Pelaksanaan Pesta Adat

TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan membuka pelaksanaan konsolidasi tentang tarombo (silsilah-red) Batak dan pembatasan waktu pelaksanaan pesta adat batak di

Ribuan Keturunan Sigodangulu Sihotang Hadiri Acara Doa Bersama

HUMBAHAS - Doa Bersama (Partangiangan Bolon) Pertama Pomparan Raja Sigodangulu Sihotang, Sabtu 05 November 2022 di Parlilitan berlangsung lancar dan meriah. Acara ini dih