Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin Siregar. PALAPAPOS/Istimewa

MEDAN – Polda Sumatera Utara (Sumut) menangkap Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Medan, Khairi Amri terkait demo tolak Omnibus Law berakhir ricuh. Khairi Amri ditangkap diduga penyuplai logistik aksi demo.

Hal tersebut terungkap dari pemaparan Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin Siregar dalam rapat bersama Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, di rumah dinas Gubernur Sumut, Senin (12/10/2020).

"Mengamankan Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) atas nama Khairi Amri yang diketahui penyuplai logistik," demikian isi poin ketujuh materi dipaparkan Martuani.

Usai rapat, Martuani mengatakan polisi sudah mengantongi bukti-bukti dugaan keterlibatan Khairi. Dia mengatakan keterangan lengkap segera disampaikan.

"Sampai saat ini sudah kita buktikan dan kelompok itu memang ada. Nanti keterangan berikutnya mohon waktu," ucap Martuani.

Pengacara Khairi, Abdul Hakim membenarkan kliennya ditangkap polisi. Dia menyebut kliennya ditangkap karena dugaan melanggar UU ITE. Dia mengatakan penangkapan Khairi terkait tindakan pribadi yang diduga dilakukan Khairi.

"Iya, pelanggaran ITE," kata Abdul Hakim.

Selain itu, KAMI telah membantah dugaan keterlibatan dalam demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja berujung ricuh di Medan. KAMI menegaskan gerakannya adalah gerakan moral dan sesuai dalam koridor konstitusi.

"Tidak mungkin, karena gerakan kita adalah gerakan moral, konstitusional. Tidak mungkin. Dan itu sudah ada dalam platform-platform kita. Boleh ikut, tapi masih dalam koridor konstitusi dan koridor hukum," kata Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Ahmad Yani menduga anggotanya di Medan ditangkap ikut menyampaikan orasi saat aksi tersebut. KAMI menyiapkan pendampingan hukum bagi anggotanya diciduk polisi. (red)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Polemik SK Pengangkatan Dirut PDAM Bhagasasi, Warga Gugat Bupati Bekasi ke PTUN

BEKASI - Polemik pengangkatan Usep Rahman Salim sebagai Direktur Utama (Dirut) PDAM Bhagasasi periode 2020-2024 membuat Hasanudin Basri, warga Kabupaten Bekasi menggugat Bupati Bekasi Eka S

Videonya Sempat Viral di Medsos, Penganiaya Bocah 12 Tahun Diringkus Polres Tebing Tinggi

TEBINGTINGGI - SP alias Opung Jait (62), warga Dusun Pekan Sei Birung, Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (23/10/2020) tengah malam sekitar puk

PHL UPT Bina Marga Provsu Ditemukan Membusuk di Rumah Kontrakannya

TAPANULI UTARA - Bonar Hasudungan Lumbantobing (45) warga Jalan Raja Johannes Hutabarat, Desa Hapoltahan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ditemukan dalam keadaan membus

Kapolres Taput: MP Wajib Isolasi Mandiri 14 Hari

TAPANULI UTARA - Terkait surat laporan tertulis dari Satuan Gugus Tugas ke Kapolres Tapanuli Utara (Taput) mengenai adanya dugaan salah satu warga Tarutung, Taput menolak isolasi mandiri da

Gugus Tugas Taput Laporkan MP ke Polisi Diduga Langgar Kesepakatan Isolasi Mandiri

TAPANULI UTARA - Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) akhirnya secara resmi melaporkan MP warga Tarutung, Tapanuli Utara ke pihak Kepolisian akibat diduga

Tersangka UU ITE, Tiga Aktivis KAMI Ditahan Bareskrim Polri

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah menetapkan tiga aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai tersangka pelanggaran Un