Tim gabungan TNI/Polri, Satpol dan Dinas Kesehatan Taput saat turun melakukan Operasi Yustisi dalam rangka penegakan aturan protokol kesehatan. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) mulai melaksanakan Operasi Yustisi, Senin (14/9/2020). Tim Operasi Yustisi yakni TNI/Polri, Satpol PP dan Dinas Kesehatan bertujuan mendisiplinkan warga mentaati protokol kesehatan.

Tim tersebut turun kelapangan sekaligus mensosialisasikan pendisiplinan protokoler kesehatan serta membagikan masker ke warga yang penerapannya berlaku diseluruh Indonesia.

Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu W. Baringbing kepada wartawan membenarkan pemberlakuan Operasi Yustisi jauh sebelum operasi tersebut dijalankan.

“Petugas gabungan kita sudah sosialisasi sebelumnya ke masyarakat di setiap Kecamatan. Namun untuk kali ini, kita akan lebih serius lagi mengingatkan warga," kata Baringbing.

Dari hasil analisa di lapangan, Baringbing menyatakan masih banyak warga melanggar bahkan Peraturan Bupati Taput Nomor 40 tahun 2020 ada sanksi berupa administrasi dan denda seakan tidak menjadi momok.

“Sebelum penindakan kita terapkan, lebih baik kita ingatkan dulu agar masyarakat jangan terkejut," tambahnya.

Selanjutnya, Baringbing menyampaikan tim gabungan yang bergerak di lapangan masih membagi-bagi masker.

“Tim berpindah-pindah tempat agar semua tahu. Sambil memberikan masker kita mengingatkan. Tiga hari kedepan penindakan sudah diberlakukan berupa denda Rp 150.000 bagi yang tidak menggunakan masker di luar rumah apabila bepergian, serta sanksi sosial lainya," tegas Baringbing.

Menurutnya, apabila sudah dilakukan penindakan nantinya, masyarakat jangan terkejut. Sesuai aturan yang diterapkan.

“Intinya, aturan itu dibuat untuk kepentingan kita, agar kita terhindar dari wabah Covid-19 yang terjadi saat ini, serta kita ikut berperan untuk memutus perkembangan virus ini," paparnya.

Baringbing dalam kesempatan tersebut juga mengimbau kepada masyarakat peduli dengan diri sendiri, keluarga dan juga teman-teman sekitarnya.

“Dengan disiplin mengikuti protokol kesehatan, maka kita sudah berperan untuk memutus mata rantai perkembangan Covid -19 ini. Pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan," pungkasnya. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Dandim 0210/TU: Ketahanan Pangan Nasional Masuk Program TMMD ke-109

HUMBAHAS - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 wilayah kerja Kodim 0210/TU di Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan, bukan hanya fokus pada pembukaan jalan

Satgas TMMD Kodim 0210/TU Singkirkan Pohon Tumbang Penyebab Arus Listrik Terputus

HUMBAHAS - Satgas TMMD Kodim 0210/TU bersama masyarakat dengan sigap menyingkirkan pohon tumbang yang menjadi penyebab listrik yang mengaliri ke arah Tarabintang sempat terputus. 

Poskes TMMD 109 Siap Layani Warga Pelayanan Kesehatan Selama 24 Jam

HUMBAHAS - Pos Kesehatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-109 Kodim 0210/TU yang dipusatkan di Desa Sihastoruan, Kecamatan Tarabintang, Humbang Hasundutan,  memberikan pelayanan

TMMD Ke-109, Warga Manfaatkan Bongkaran Material Batu Bangun Rumah

HUMBAHAS - Proses pembukaan jalan sepajang lima kilometer dari Desa Sihastoruan menuju Simarpardan, Kecamatan Tarabintang, Humbang Hasundutan membawa rejeki tersendiri bagi Washington Limbo

Warung Sembako Warga Laris Manis Akibat TMMD Ke-109

HUMBAHAS - Sejak diluncurkannya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-109 dipusatkan di Desa Sihastoruan, Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Terjadi pe

Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Taput Ajukan Proposal Rp 17,7 Miliar ke Kementan

TAPANULI UTARA - Untuk mendukung pemulihan ekonomi dimasa adaptasi baru serta mendukung ketahanan pangan di Tapanuli Utara. Bupati Taput Nikson Nababan mengajukan proposal alat mesin pertan