Ketua LSM NCW Taput Adrianto Manullang saat mempertanyakan putusan PN Tarutung atas objek tanah kurang lebih dua hektar di Hutaraja Simanungkalit memenangkan gugatan koperasi pegawai kantor koperasi dan PKM. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corupption Watch (NCW) Tapanuli Utara Adrianto Manullang mempertanyakan putusan Pengadilan Negeri (PN) Tarutung atas perkara nomor 89/Pdt G/2019/PN Trt tanggal 17 Juni 2020.

Adrianto menemukan sejumlah kejanggalan dalam putusan dipimpin Majelis Hakim Zefri Mayeldo Harahap (Ketua), Sayed Fauzan dan Hendrik Tarigan (anggota).

“Kita terima pengaduan masyarakat yakni tergugat Halomoan Simanungkalit dan kawan-kawan yang kalah dalam sidang gugatan atas objek tanah seluas kurang lebih dua hektar di Hutaraja Simanungkalit Sipoholon," kata Andrianto, Senin (29/6/2020).

Adrianto menyebutkan tanah seluas dua hektar awalnya diserahkan 19 penetua Hutaraja Simanungkalit pada 24 Januari 1985 kepada AR Sitinjak selaku Kakan Depkop Tk II Taput.

“Tujuannya untuk pembangunan kantor Depkop/perumahan Depkop dan Koperasi di Hutaraja Simanungkalit, namun sejak diserahkan terhitung 35 tahun tidak terwujud," ungkapnya.

Ketika pemilik lahan menyerahkan menguasai kembali lahan itu setelah 35 tahun justru digugat Koperasi KPN Sejahtera bukan pihak diberikan lahan.

“Justru lahan itu diklaim milik KPN Sejahtera, Koperasi yang tidak aktif lagi menurut keterangan Kadis Koperasi. Seharusnya bila itu tidak jadi dibangun masuk jadi aset negara bukan diduga dialihkan ke pihak lain bahkan dikapling untuk diperjualbelikan," jelasnya.

Untuk itu, Adrianto menyebutkan pihak tergugat kalah menyatakan banding dan tidak puas atas putusan PN Tarutung.

“Kita akan kawal perkara ini dan akan pertanyakan ke Pengadilan Tarutung. Karena kita duga ada kekurangjelian Hakim dalam memutus perkara perdata ini," tegasnya.

Terpisah Humas PN Tarutung Martin Octavianus membenarkan adanya perkara gugatan nomor 89/Pdt G/2019/PN Trt tanggal 17 Juni 2020.

“Gugatan perkara itu antara penggugat koperasi pegawai kantor koperasi dan PKM Taput dengan tergugat Halomoan Simanungkalit dan kawan-kawan dan Pemda cq Camat Kecamatan Sipholon cq Kades Tapian Nauli atas klaim lahan seluas kurang lebih dua hektar," kata Martin.

Namun untuk materi perkara, Martin meminta awak media konfirmasi ke Jubir PN Nugroho Situmorang.

Nugroho Situmorang saat dikonfirmasi adanya kejanggalan putusan PN Tarutung menyebutkan pihaknya hanya bertugas memeriksa, mengadili dan memutus perkara.

“Kita hanya memeriksa kebenaran dalil penggugat karena siapa yang mendalilkan harus membuktikannya demikian juga siapa yang membantah juga wajib membuktikan bantahannya serta jawabannya," kata Nugroho.

Selain itu, Nugroho menyatakan bila ada kurang puas atas putusan PN bisa mengajukan upaya hukum yakni banding.

“Mereka bisa banding ke tingkat yang lebih tinggi sesuai aturan yang berlaku di negara ini," tukasnya. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Satria Kontra Beat di Onan Hasang, Satu Tewas dan Dua Luka Ringan

TAPANULI UTARA - PeristIwa laka lantas adu kambing sepeda motor Suzuki Satria dan Honda Beat terjadi di jalan Tarutung-Sipirok Km 18-19, tepatnya di pasar Onang Hasang Kecamatan Pahae Julu

Massa PDI Perjuangan Desak Polisi Tangkap Pembakar Bendera Partai

JAKARTA - Ratusan kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendesak Polisi menangkap pelaku pembakar bendera partai berlambang banteng moncong putih itu saat ada ak

PN Jaksel Tolak Gugatan Praperadilan Ruslan Buton

JAKARTA - Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan Ruslan Buton, tersangka kasus dugaan tindak pidana ujaran kebencian ‘meminta presiden mundur&rsq

Diduga Gelapkan Mobil Rental, HMS Dilaporkan ke Polres Taput

TAPANULI UTARA – HMS (35) dilaporkan ke Polres Taput karena dinilai tidak punya itikad baik mengembalikan mobil direntalnya. Laporan dengan LP/134/VI/2020/SU/RES Taput/SPKT tanggal 16

Tabrak Pick Up Parkir, Nyawa Kaisar Tidak Mampu Diselamatkan

TAPANULI UTARA - Diduga akibat kurang hati-hati, seorang pengendara sepeda motor bernama Kaisar Hutasoit (26), menabrak sebuah pick up Grand Max yang sedang parkir dipinggir jalan. Peristiwa Laka L

Mr X Ditemukan Tewas, Diduga Jatuh dari Lantai 4 Gedung Sarang Walet

TEBING TINGGI – Pria dewasa tanpa identitas (Mr X) ditemukan tewas mengenaskan disalah satu Gedung Sarang Burung Walet di Jalan Haturmangan, Lingkungan I, Kelurahan Sri Padang, Kecama