Ummah Halal Living saat melakukan sosialisasi jaminan produk halal di RM Margajaya Bekasi Selatan, Jumat (26/6/2020). PALAPAPOS/Nuralam

BEKASI - 25 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Bekasi mendapat sertifikat halal gratis usai mengikuti kegiatan sosialisasi jaminan produk halal diselenggarakan Ummah Halal Living di RM Margajaya Bekasi Selatan, Jumat (26/6/2020).

Kegiatan bertajuk 'Ngopi Halal (Ngobrol Pintar tentang Halal)' ini dihadiri para pembicara diantaranya staf BPJPH dan Peneliti Halal, H. Hartono dan Ketua Ummah Halal Living, Eko Budhi Santoso.

Eko Budhi menjelaskan sosialisasi sebagai rangkaian tahap pembekalan bagi UMKM mitra Ummah mengikuti program sertifikat halal gratis.

"Ini tahap pembekalan bagi mitra Ummah Halal Living agar mereka memahami jaminan produk halal," kata Eko usai kegiatan.

Eko menjelaskan, pada 17 Oktober 2019 diterapkan UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Dia mengatakan, penerbitan sertifikat halal dilaksanakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dibawah Kementerian Agama RI. Namun untuk fatwa halal memang masih di tangan MUI.

"Terbitnya UU Nomor 33 ini mengamanatkan kewajiban sertifikat halal bagi seluruh produk yang beredar termasuk usaha mikro kecil," jelasnya.

Selain terbitnya Undang-Undang tersebut, Eko menjelaskan para pelaku usaha mikro membutuhkan pendampingan dalam memperoleh sertifikat halal.

"Ummah berdiri didasari oleh kebutuhan untuk membantu para pengusaha mikro kecil untuk memenuhi standar halal yang diterapkan BPJPH dan melakukan pendampingan dalam pengurusan sertifikat halal," katanya.

"Sehingga Ummah fokus dalam memfasilitasi kepentingan pengusaha mikro kecil dalam mengurus sertifikat halal ini," pungkasnya. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Segel Dua Eskavator, Wagub Jabar Tutup Galian Ilegal di Desa Kertarahayu

BEKASI - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menindak tegas penggalian tanah ilegal di Kampung Ciloa, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kamis (16/7/2020) pagi.

Revitalisasi Pasar Kranji Tengah Berjalan, Pengembang Diduga Bangun Ruko Tanpa IMB

BEKASI - PT Anisa Bintang Blitar (ABB), pemenang tender proyek revitalisasi Pasar Kranji Baru senilai Rp145 miliar sudah mulai melakukan pembangunan. Diduga, kegiatan tersebut dilakukan diluar Perj

Kepala DLH Kota Bekasi Minta Pemkab Bogor Tindak Tegas Perusahaan Pembuang Limbah

BEKASI - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi Yayan Yuliana meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menindak tegas perusahaan nakal pembuang limbah hingga mencemari Kali Beka

Banyak Pejabat Positif Covid-19, Ketua DPRD Minta Protokol Kesehatan Diperketat di Kantor Pemerintah

BEKASI - Ketua DPRD Kota Bekasi Choiruman J Putro mengimbau Pemerintah Kota Bekasi memperketat kepatuhan protokol kesehatan di semua kantor pemerintahan, khususnya instansi yang melaku

Soal PPDB Online, Dewan Pendidikan Minta DPRD Kota Bekasi Berpihak Kepada Rakyat

BEKASI - Pengurus Dewan Pendidikan Kota Bekasi Ariyanto Hendrata meminta Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bekasi berpihak kepada rakyat dibanding kelompok tertentu. Hal ini dikatakan Ari

Siap Tampung Siswa Miskin, BMPS Kota Bekasi Minta Subsidi Anggaran ke Disdik

BEKASI - Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi mengatakan Dinas Pendidikan mendapat permintaan agar memberikan subsidi kepada sekolah swasta melalui Badan Musyawarah Perguruan Swa