Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. PALAPA POS/Istimewa

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal melayangkan protes sekaligus meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi agar aparatur sipil negara (ASN) melakukan tindak pidana korupsi bisa dijatuhi sanksi berat berupa pemecatan serta prosesnya tidak dipersulit sehingga memberikan efek jera.

"Mereka (ASN) yang terlibat tindak pidana umum, melakukan tindak pidana korupsi, membolos semaunya sendiri harus dihukum berat. Selama ini hukumannya paling hanya penurunan pangkat, penundaan gaji dan sebagainya, atau kalaupun ada yang diberhentikan masih saja dengan hormat," kata Ganjar di Semarang, Senin (6/1/2020).

Ganjar mengaku gundah karena baru saja menandatangani sanksi untuk para ASN yang melakukan pelanggaran disiplin berat mulai dari membolos sekian lama, perselingkuhan, hingga tindak pidana korupsi yang dilakukan bersama.

Orang nomor satu di Jateng itu juga merasa heran dengan sistem pemberian sanksi yang ada di lingkungan ASN, sebab hukuman terhadap ASN yang melakukan tindak indisipliner berat tidak sebanding dan justru diberhentikan dengan hormat.

"Pada kasus indisipliner bisa dipecat, sedangkan korupsi yang justru hukumannya hanya penurunan pangkat," ujarnya.

Terkait dengan hal itu, Ganjar meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jateng melakukan kajian ulang.

"Saya juga akan tulis surat ke Kemenpan-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mereview sistem 'punishment' terhadap ASN, kalau sudah berat pelanggarannya, ya harus pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH)," tegasnya. (red)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rudyatmo: Gibran Bertemu Ketum PDIP Sah-sah Saja

SOLO - Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo menganggap sah-sah saja putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, bertemu dengan Ketua

Pilkada Surakarta 2020, DPC PDIP Persilakan Gibran Daftar Melalui DPD/DPP

SOLO - DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Surakarta menyebutkan akan mempersilakan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, jika ingin melanjutkan proses pencalonan

Uskup Agung Semarang Ajak Umat Doakan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

SEMARANG - Uskup Agung Semarang Robertus Rubiyatmoko mengajak umat Kristiani untuk mendukung dengan doa pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019.

Gubernur Ganjar Tidak Beri Ampun Guru dan Pelajar Pengibar Bendera HTI

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo angkat bicara terkait viralnya foto guru dan pelajar di SMK Negeri 2 Sragen yang terbukti serta terlibat pengibaran bendera Hizbut Tahrir Indo

Dikbud Jateng Benarkan Ada Pengibaran Bendera Palestina dan HTI di SMKN 2 Sragen

SRAGEN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Jawa Tengah membenarkan adanya pengibaran bendera Palestina dan kain hitam mirip bendera H

Orang Tua Penusuk Wiranto Tidak Curiga Anaknya Berlatih Memanah

BREBES - Orang tua pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Jenderal (Purn) Wiranto, Sunarto (51) mengaku tidak curiga jika anaknya, Fitria Diana (20) berlatih memanah pada saat dia di ruma