SLB C Pariwisata Bundaku mengalami kesulitan memperoleh perizinan operasional sehingga sekolah ini tidak mendapat perhatian pemerintah dan mengalami ambruk bagian atapnya. PALAPA POS/Nuralam

BEKASI - Peristiwa yang menimpa bangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Pariwisata Bundaku di Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara beberapa waktu lalu berujung empati dari berbagai kalangan.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan unsur Pemerintah Kota Bekasi bergerak cepat merespon peristiwa yang terjadi. Langkah utama yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi memfasilitasi SLB C Pariwisata Bundaku agar tetap melaksanakan proses belajar mengajar.

"Kita dari awal komitmen terhadap pendidikan di Kota Bekasi. Buktinya pelayanan dan sarpras bagus termasuk SLB. Pemkot saat ini sedang membangun SLB di Margajaya, itu bentuk komitmen. Mengenai SLB C Pariwisata Bundaku, kita bergerak cepat agar jangan sampai terbengkalai. Pendidikan harus tetap berlangsung," terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, Kamis (17/10/2019).

Baca Juga: Minim Perhatian, Sekolah Luar Biasa Di Bekasi Utara Ambruk

Proses belajar mengajar siswa SLB C Pariwisata Bundaku yang berjumlah 15 orang, kata Inayatullah, dapat memanfaatkan ruang yang telah disediakan yakni Aula RW 011.

"Yang penting anak-anak  didik yang berjumlah 15 orang diselamatkan pendidikannya. Kita mengajak rapat beberapa stakeholder untuk memberikan ruang fasilitas, Alhamdulillah Aula RW 011 sebagai aset pemerintah dapat digunakan," katanya.

Kendati begitu, Inayatullah mengaku belum bisa memastikan persoalan legalitas atau izin operasional sekolah yang dikhususkan untuk anak-anak berkebutuhan khusus tersebut.

"Mengacu kepada Permendikbud, UU 23 Tahun 2014 dan PP Nomor 18 Tahun 2016, izin operasional adalah kewenangan provinsi. Tetapi kita punya tanggung jawab moral. Kita berupaya bagaimana agar proses pendidikan tetap berjalan," katanya. (lam)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

KAWALI Soroti Maraknya Alih Fungsi Lahan RTH di Kota Bekasi

BEKASI - Koalisi Indonesia Lestari (KAWALI) menyoroti maraknya alih fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bekasi menjadi lahan bisnis oleh oknum. Untuk itu KAWALI mendesak dilakukan audi

Peduli Lingkungan, Warga Margahayu Bikin Limbah Minyak Goreng Bernilai Ekonomis

BEKASI - Sebuah terobosan peduli menjaga lingkungan dilakukan Indra, warga Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, menyulap limbah minyak jelantah (sisa minyak goreng,red)

Terkait Pansus 11, Sholihin Bicara Prospek Cerah BUMD Kota Bekasi

BEKASI - Meski pembahasan Pansus 11 tentang Raperda perubahan status Badan Hukum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot dan Raperda tentang perubahan status Badan Hukum Perusahaan

Berbekal Bonus Demografi, CPPS Indonesia Sebut Kota Bekasi Berpotensi Dipimpin Milenial

BEKASI - Direktur Eksekutif Center for Publik Policy Studies (CPPS) Indonesia Bambang Istianto menilai peta perpolitikan dua dekade kedepan diprediksi bakal dikendalikan generasi milenial b

Sholihin Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tak memperpanjang Maklumat Wali Kota Bekasi berakhir pada Jumat, 9 Oktober 2020. Aturan terkait penanganan Covid-19 kembali kepada Surat Edaran Nomo

Kejari Kota Bekasi Diminta Usut Dugaan Pungutan Uang Pembangunan Gedung Sekolah

BEKASI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi diminta mengusut dugaan pungutan uang pembangunan gedung sekolah bagi peserta didik SMAN/SMKN Kelas X tahun ajaran 2020-2021 dilakukan o