Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen, Kasat Reskrim AKP Zulkarnaen dan jajarannya saat press release pengungkapan kasus kematian Kristina Gultom. PALAPA POS/Alpon Situmorang

TAPUT - Walaupun tersangka Rinto Hutapea (36) yang telah ditetapkan tersangka tunggal pelaku pembunuhan Kristina Gultom (20). Dan juga membantah melakukan pemerkosaan ataupun percabulan kepada Berenya tersebut.

Namun, penyidik Polres Taput ingin memastikan karena berdasarkan hasil autopsi sementara terdapat luka lecet pada bibir kemaluan dan juga kondisi mayat saat ditemukan setengah telanjang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun palapapos.co.id, sebelum Kapolres Taput AKBP Horas Marasi Silaen melakukan press release Jumat (9/8/2019). Sehari sebelumnya, Kamis (8/8/2019) penyidik membawa Tersangka Rinto Hutapea sekitar pukul 2 siang ke Klinik dr. Sasmito yang berada di Jalan DI Panjaitan Tarutung.

Salah satu perawat yang bertugas di praktek dokter itu menceritakan, dikawal 6 Polisi berpakaian Preman, Rinto dengan kondisi tangan diikat (bukan borgol) datang.

Bahkan sempat Rinto Hutapea diakui perawatnya disuntik Neurobion. “Semalam datang, dan kami terkejut serta sempat jijik melihat wajahnya," ujar salah satu perawat yang tidak mau dikorankan.

Namun selaku tugas perawat mau tidak mau harus dijalankannya. “Ya, Saya suntik aja cepat-cepat," ungkapnya.

Baca Juga: Polisi Tunggu Hasil Tes DNA, Tersangka Rinto Hutapea Bantah Lakukan Pemerkosaan

Baca Juga: Besok, Polisi Sampaikan Press Release Terkait Dugaan Pembunuhan KG dan Status RH

Senada juga dikatakan dr David Simanjuntak yang bertugas di RSUD Tarutung menyatakan bahwasanya penyidik meminta dia untuk mengambil sample kuku.

“Saya ambil sample kuku Rabu pagi kemarin. Ya pastinya itu untuk kebutuhan penyidik dan biasanya test DNA," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Ajun Komisaris Polisi Zulkarnaen terpisah membenarkan dibawanya tersangka Rinto Hutapea ke klinik dan RSUD.

“Kita bawa guna diambil sample kuku dan darahnya untuk test DNA. Dan kita kirim ke laboratorium untuk memastikan apakah korban ada tindakan pemerkosaan ataupun pencabulan sebelum dihabisi nyawanya," katanya.

Dan itu, sebut Zulkarnaen masih butuh proses. "Sembari berjalan kelengkapan berkas penyidikan, hasil autopsinya pun akan kita tunggu agar pasti," tukasnya.

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen dalam press releasenya memaparkan penyidik telah menetapkan Rinto Hutapea sebagai tersangka tunggal atas kematian Kristina Gultom. Hanya emosi dan tersinggung atas ucapan korban disertai ludahan ke wajahnya membuat Rinto Hutapea tega menghabisinya.

Tersangka akan dikenakan pasal 338 KUHP dan 365 dengan ancaman hukuman masing-masing 15 serta 12 tahun penjara.

Adapun barang bukti yang telah disita, baju kaos oblong warna merah, tangtop warna merah, short/celana pendek warna hitam, celana dalam, celana panjang jeans warna biru, BH dan satu pasang sepatu, satu botol minyak kayu putih, uang Rp 5000 milik korban. Dan satu unit sepeda motor merek smash warna Biru milik tersangka. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Ramses Sihombing Dipolisikan Robinhod Sihombing Atas Dugaan Penganiayaan 

TAPANULI UTARA- Berbuat baik belum tentunya hasilnya baik, itulah yang menimpa Robinhod Sihombing (42 ), warga dusun Simeme Desa Sipultak, Kecamatan Pagaran, Tapanuli Utara ter

Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Lima Pengedar Ganja

BEKASI-Polres Metro Bekasi Kota menagkap lima pengerdar narkotika golongan 1 jenis ganja di dua tempat berbeda, yakni, satu pelaku dimankan Polsek Jatisampurna dan empat pelaku lain di Pols

3 Tersangka Pembunuh Wartawan di Simalungun Terancam Hukuman Mati

PEMATANGSIANTAR – Kerja sama Polda dan Kodam Bukit Barisan pengungkapan kasus pembunuhan wartawan dengan memeriksa 57 saksi mata dan petunjuk lainnya membuahkan hasil, dan dengan

Polda Sumut Tangkap Pelaku Penembakan Wartawan di Simalungun

MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) menangkap pelaku penembakan menewaskan seorang jurnalis di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara bernama Mara Salem Harahap (42).<

Polres Taput Gagalkan Pengiriman Ganja ke Bandung

TAPANULI UTARA - Satuan Narkoba Polres Taput berhasil meringkus dua orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis ganja, dari dua tempat yang berbeda pada hari yang sama, Rabu (2

Kedapatan Bawa Sajam Saat Aksi di PT Suzuki, Dua Anggota Ormas Dibekuk Polisi

BEKASI – Aksi ormas gabungan pada Rabu (2/6/2021) di PT Suzuki Indomobil Motor, Tambun, Kabupaten Bekasi berujung pidana. Pasalnya, polisi meringkus dua anggota dari ormas yang berbed