Petugas kepolisian Satreskrim Polres Tebing Tinggi saat mengamankan pelaku dari dalam Lapas Kelas II B Tebing Tinggi. PALAPAPOS/Ronald Pasaribu

TEBINGTINGGI - Dandi Sanjaya, warga Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi, yang sebelumnya tengah menjalani hukuman dan menjadi warga binaan di Lapas Kelas II B Kota Tebing Tinggi akibat terlibat kasus pencurian, tewas setelah dipukuli rekan sekamarnya di Blok 06/C Lapas Tebing Tinggi, Rabu (31/7/2019).

Dari informasi yang berhasil dihimpun serta keterangan dari Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi AKP Rahmadani saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian pembunuhan di dalam Lapas Kelas II B Jalan Pusara Pejuang Kota Tebing Tinggi, yang dilakukan SB, teman sekamar korban di dalam kamar blok 06/C Lapas yang dihuni tiga orang narapidana, pada Rabu (31/7/2019) sekitar pukul 03.00 Wib. 

"Kasus ini sedang kita tangani, dan salah seorang teman sekamar korban berinisial SB alias Ipul telah mengakui perbuatannya", ujar Kasat Reskrim AKP Rahmadhani. 

Diterangkannya, saat menjalani pemeriksaan pelaku SB mengaku kepada petugas jika dirinya sengaja membunuh korban dengan alasan dendam, karena diduga korban sudah berulangkali mencuri barang berharga milik pelaku. 

Namun ketika korban ditanyai pelaku, korban berkilah bahwa dirinya tidak pernah mengambil uang ataupun mencuri benda-benda milik pelaku. 

"Dalam pemeriksaan pelaku mengaku membunuh korban dengan cara memukuli korban dengan mengunakan kayu (Broti) ketika korban sedang tertidur pulas hingga akhirnya korban tewas akibat mengalami luka robek pada bagian kepalanya", jelas Kasat. 

Usai membunuh korban, pelaku lalu menyuruh rekannya untuk membantu mengangkat jasad korban ke ruang santai (Saung) para narapidana yang ada didalam Lapas. 

Kini pelaku yang merupakan warga binaan terkait kasus narkoba dan napi kiriman dari Rutan Labuhan Deli telah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satuan Reskrim Polres Tebing Tinggi bersama sembilan orang saksi. 

Sedangkan jasad korban kini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan autopsi. Pihak kepolisian juga turut mengamankan barang bukti berupa sebatang kayu, satu buah handuk warna merah, pakaian korban dan satu buah selimut.

Hingga berita ini diturunkan, Kalapas Kelas II B Tebing Tinggi Theo Adrianus Purba tidak dapat ditemui. Sementara itu, akibat perbuatannya pelaku akan dijerat dengan melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 subsider Pasal 353 ayat (3) dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara. (nal)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Ramses Sihombing Dipolisikan Robinhod Sihombing Atas Dugaan Penganiayaan 

TAPANULI UTARA- Berbuat baik belum tentunya hasilnya baik, itulah yang menimpa Robinhod Sihombing (42 ), warga dusun Simeme Desa Sipultak, Kecamatan Pagaran, Tapanuli Utara ter

Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Lima Pengedar Ganja

BEKASI-Polres Metro Bekasi Kota menagkap lima pengerdar narkotika golongan 1 jenis ganja di dua tempat berbeda, yakni, satu pelaku dimankan Polsek Jatisampurna dan empat pelaku lain di Pols

3 Tersangka Pembunuh Wartawan di Simalungun Terancam Hukuman Mati

PEMATANGSIANTAR – Kerja sama Polda dan Kodam Bukit Barisan pengungkapan kasus pembunuhan wartawan dengan memeriksa 57 saksi mata dan petunjuk lainnya membuahkan hasil, dan dengan

Polda Sumut Tangkap Pelaku Penembakan Wartawan di Simalungun

MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) menangkap pelaku penembakan menewaskan seorang jurnalis di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara bernama Mara Salem Harahap (42).<

Polres Taput Gagalkan Pengiriman Ganja ke Bandung

TAPANULI UTARA - Satuan Narkoba Polres Taput berhasil meringkus dua orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis ganja, dari dua tempat yang berbeda pada hari yang sama, Rabu (2

Kedapatan Bawa Sajam Saat Aksi di PT Suzuki, Dua Anggota Ormas Dibekuk Polisi

BEKASI – Aksi ormas gabungan pada Rabu (2/6/2021) di PT Suzuki Indomobil Motor, Tambun, Kabupaten Bekasi berujung pidana. Pasalnya, polisi meringkus dua anggota dari ormas yang berbed