Anggota DPRD Tapanuli Tengah SG (berkaca mata) dengan tangan terborgol ditutupi jaket saat ditangkap Reskrim Polsek Krayan Selatan, Polres Nunukan,Polda Kalimantan Utara. PALAPA POS/Istimewa

MEDAN - Personel Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara menahan SG (57) Anggota DPRD Tapanuli Tengah, tersangka tindak pidana korupsi penyimpangan anggaran perjalanan dinas luar deerah di institusi itu, Tahun Anggaran 2016 dan 2017.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, di Mapolda, Jumat (29/3/2019), mengatakan tersangka itu, dilakukan penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor:SP.Han/15/III/2019 Ditreskrimsus tanggal 26 Maret 2019, di RTP Polda Sumut.

Tersangka SG yang status daftar pencarian orang (DPO), menurut dia, ditangkap oleh personel Reskrim Polsek Krayan Selatan, Polres Nunukan,Polda Kalimantan Utara, Selasa (26/3/2019) sekira pukul 22.15 WITA.

"Tersangka dua kali dilayangkan pemanggil oleh Ditreskrimsus Polda Sumut, yakni 14 November dan 26 November 2018, namun tidak pernah dihadiri," ujar Nainggolan.

Ia menyebutkan, kemudian pada 4 Desember 2018, penyidik mendatangi kediaman tersangka di Dusun I Desa Pearaja, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah dengan didampingi Kepala Desa Pearaja atas nama Sampit Tampubolon, dan tidak ditemui keberadaan SG.

Berdasarkan keterangan Bungaria Hutauruk (istri dari tersangka SG) bahwa sejak 26 November 2018, tersangka sudah meninggalkan rumah dengan alasan tugas dinas.Dan setelah itu, tidak pernah lagi berkomunikasi dengan SG.

Baca Juga: Buronan Korupsi Polda Sumut Ditangkap Di Perbatasan Malaysia

Selanjutnya, Ditreskrimsus Polda Sumut tanggal 12 Desember 2018 menerbitkan DPO atas nama SG.Dan akhirnya personel Polsek Krayan Selan, Polres Nunukan berhasil menangkap tersangka SG, setelah tiga bulan lamanya.

"Tersangka melanggar Pasal 2 ayat (1) subs Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1988 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat (1) KUH Pidana," kata mantan Kapolres Nias Selatan itu.

Sebelumnya, Aparat kepolisian Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menangkap anggota DPRD Tapanuli Tengah yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) Polda Sumatera Utara.

Penangkapan buronan kasus korupsi ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Nunukan, AKP Ali Suhadak melalui siaran persnya, Jumat (29/3/2019) bahwa terdeteksi bersembunyi di Kecamatan Krayan Selatan perbatasan Indonesia dengan Malaysia.

Ia membeberkan, keberadaan buronan kasus korupsi Polda Sumut ini diketahui berdasarkan penyebaran foto pelaku sejak beberapa bulan lalu.

Ali Suhadak menerangkan, hasil interogasi buronan berinisial SG (57) seorang anggota DPRD Tapanuli Tengah bersembunyi di Kecamatan Krayan Selatan sejak 25 Desember 2018.

Pria berusia 57 tahun diketahui beralamat di Sibolga Barus Pearaja Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah. Namun Ali Suhadak tidak menjelaskan kronologis penangkapan buronan kasus korupsi Polda Sumut oleh Polsek Krayan Selatan. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Bupati Labuhan Batu Terjaring OTT

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan Bupati Labuhan Batu Erik Adtrada Ritonga terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Ut

Kadis Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Bekasi Terjerat Kasus Dugaan Korupsi

KOTA BEKASI - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskopukm) Kota Bekasi, YY ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kota Bekasi beserta 3 orang l

Mantan Bupati Yapen Provinsi Papua Diduga Korupsi, Kotra Pangaru Datangi KPK

JAKARTA - Sejumlah masa mengatasnamakan Komunitas Transparansi Pengguna Anggaran Papua Baru (KOTRA PANGARU) lakukan aksi demonstrasi di gedung Komisi Pemberan

Rumah Firli Bahuri dan Dua Rumah Lain di Geledah Polda Metro Jaya

KOTA BEKASI - Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya lakukan penggeledahan terhadap rumah Ketua KPK, Firli Bahuri dan dua rumah lainnya berlokasi di

NasDem Bantah Pernyataan KPK Terkait Aliran Dana dari SYL

JAKARTA - DPP Partai NasDem membantah pernyataan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait adanya aliran dana korupsi kadernya dan mantan Menteri Pertanian (Mentan)

Ada Dugaan Aliran Dana Tersangka SYL ke Partai Nasdem

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan aliran dana miliaran rupiah dari mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke Partai NasDem.