Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah mengundang kelompok kesenian khas sejumlah provinsi yang memiliki daya tarik tersendiri untuk hadir memeriahkan Gebyar Pesona Budaya Garut yang diselenggarakan di Alun-alun Garut pada 6 April 2019, sebagai rangkaian penutupan peringatan hari jadi ke-206 Kabupaten Garut.

"Nanti puncaknya (hari jadi Garut) akan ada Gebyar Pesona Budaya Garut sebagai 100 Calender of Event Wonderful 2019," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut, Budi Gan Gan kepada wartawan di Garut, Selasa (12/3/2019).

Ia menuturkan, kegiatan seni dan budaya yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Garut itu guna memberikan hiburan kepada masyarakat, sekaligus mengenalkan keragaman budaya Indonesia. Ia menyebutkan kelompok seni yang biasa hadir dan mempertunjukan keseniannya di antaranya dari Sumatera, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan dan juga dari Papua.

"Kami harap seluruh provinsi bisa hadir menampilkan kekhasan daerahnya dalam acara gelar budaya di Garut," katanya.

Budi menambahkan, kesenian dari beberapa kota/kabupaten di Jabar juga siap tampil mempertunjukan kesenian khasnya untuk memeriahkan Gebyar Pesona Budaya Garut.

"Nanti tidak hanya seniman-seniman di Garut, ada dari kota kabupaten di Jawa Barat akan mengikuti helaran tradisional," katanya.

Ia mengungkapkan, dilaksanakannya kegiatan tahunan itu untuk menjadikan Garut sebagai pusat budaya sehingga bisa dikenal luas tentang kesenian dan kebudayaan Indonesia, khususnya Garut.

Ia berharap, kedatangan kelompok seni dari berbagai kota/kabupaten di Jabar dan berbagai provinsi di Indonesia dapat meningkatkan kunjungan wisatawan yang dampaknya bisa mendongkrak perekonomian di Garut.

"Dapat kita bayangkan berapa banyak orang dari berbagai daerah datang ke Garut, mereka pasti akan menginap, makan dan belanja oleh-oleh di Garut," katanya.

Sementara itu, Gebyar Pesona Budaya Garut akan berlangsung selama seharian dari mulai pagi hingga malam yang diisi dengan berbagai hiburan kesenian tradisional maupun modern. Masyarakat Garut maupun wisatawan dari luar kota dapat menikmati sajian kesenian dan kebudayaan yang disuguhkan Pemerintah Kabupaten Garut itu secara gratis.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Garut telah menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti jalan santai dengan hadiah yang menarik, kemudian panggung hiburan rakyat dengan menampilkan artis ternama ibu kota.

Selain itu, digelar Pekan Raya Garut yang melibatkan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Garut yang dibuka langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perancang Busana Asal Taput Lestarikan Ulos dengan Label Acas Mode

TAPANULI UTARA - Perancang busana muda kaum milenial dari Kabupaten Tapanuli Utara Anastasya Charles Angel Simanjuntak (22) turut ambil andil melestarikan Ulos sebagai Budaya Batak melalui

Batik Kota Bekasi Jadi Tamu Istimewa di Acara Collourfull Indonesia

BEKASI - Ketua Komunitas Batik Bekasi (Kombas), Barito Hakim Putra, mengapresiasi perhelatan Fashion Designer dengan tema Collour Full Indonesia yang memberikan kesempatan Batik Kota Bekasi

Pertama Kali, Ratusan Penenun Tradisional Ramaikan Festival Ulos Batak di Hutaginjang Muara

TAPANULI UTARA – Untuk pertama kalinya, ratusan penenun meramaikan Festival Ulos Batak di Kabupaten Tapanuli Utara, yang digelar Dinas Pendidikan Taput dengan berbagai agenda di lokas

Gedung Sate Akan Jadi Lokasi Wisata Sejarah dan Budaya

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan akan menjadikan Gedung Sate menjadi lokasi wisata sejarah dan budaya sebagai bagian dari fokus pembangunan kebudaya

Wayang Kulit Kontemporer Hipnotis Anak Polandia

JAKARTA - Pertunjukan wayang kulit kontemporer menarik perhatian anak-anak Polandia dalam acara promosi seni dan budaya Indonesia yang digelar di Warsaw Street Party diadakan di Wa

Malam Budaya Indonesia Di Baden Jerman Tampilkan Legong Kraton

JAKARTA - Tari Bali Legong Kraton yang dibawakan Ni Nyoman Hartini Rutzer menjadi daya tarik bagi pengunjung acara malam budaya “Nacht Der Kuturen 2019“ yang diselengga