Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dadang Sunendar mengatakan, sebanyak 11 bahasa daerah di Tanah Air dikategorikan punah.

"Terdapat 11 bahasa yang dikategorikan punah, empat bahasa kritis, 22 bahasa terancam punah, dua bahasa mengalami kemunduran, 16 bahasa dalam kondisi rentan punah, dan 19 bahasa berstatus aman," kata Dadang di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Dia menjelaskan, dari 668 bahasa daerah yang telah dicatat dan diidentifikasi tersebut, baru 74 bahasa yang telah dipetakan vitalitas atau daya hidupnya. Pemetaan itu belum termasuk ragam dialek dan sub-dialek bahasa daerah di Indonesia.

Ke depan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa akan mengidentifikasi bahasa daerah di wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat untuk penuntasan pemetaan bahasa daerah di Indonesia.

"Jumlah hasil pemetaan tersebut tentunya akan bertambah, seiring bertambahnya jumlah daerah pengamatan dalam pemetaan berikutnya," ujar Dadang.

Menurut dia, perlu upaya strategis dalam upaya perlindungan bahasa daerah itu.

Berdasarkan data Unesco, keanekaragaman bahasa dan multilingualisme dapat menjadi bagian integral untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, yaitu mendorong pendidikan berkualitas dan merata, serta pendidikan sepanjang hayat.

"Dengan penggunaan bahasa daerah dan pendidikan multilingualisme dapat mendorong pemerataan pendidikan yang berkualitas untuk pembangunan yang berkelanjutan," kata Dadang. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perancang Busana Asal Taput Lestarikan Ulos dengan Label Acas Mode

TAPANULI UTARA - Perancang busana muda kaum milenial dari Kabupaten Tapanuli Utara Anastasya Charles Angel Simanjuntak (22) turut ambil andil melestarikan Ulos sebagai Budaya Batak melalui

Batik Kota Bekasi Jadi Tamu Istimewa di Acara Collourfull Indonesia

BEKASI - Ketua Komunitas Batik Bekasi (Kombas), Barito Hakim Putra, mengapresiasi perhelatan Fashion Designer dengan tema Collour Full Indonesia yang memberikan kesempatan Batik Kota Bekasi

Pertama Kali, Ratusan Penenun Tradisional Ramaikan Festival Ulos Batak di Hutaginjang Muara

TAPANULI UTARA – Untuk pertama kalinya, ratusan penenun meramaikan Festival Ulos Batak di Kabupaten Tapanuli Utara, yang digelar Dinas Pendidikan Taput dengan berbagai agenda di lokas

Gedung Sate Akan Jadi Lokasi Wisata Sejarah dan Budaya

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan akan menjadikan Gedung Sate menjadi lokasi wisata sejarah dan budaya sebagai bagian dari fokus pembangunan kebudaya

Wayang Kulit Kontemporer Hipnotis Anak Polandia

JAKARTA - Pertunjukan wayang kulit kontemporer menarik perhatian anak-anak Polandia dalam acara promosi seni dan budaya Indonesia yang digelar di Warsaw Street Party diadakan di Wa

Malam Budaya Indonesia Di Baden Jerman Tampilkan Legong Kraton

JAKARTA - Tari Bali Legong Kraton yang dibawakan Ni Nyoman Hartini Rutzer menjadi daya tarik bagi pengunjung acara malam budaya “Nacht Der Kuturen 2019“ yang diselengga