Aktor senior Cok Simbara. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Berbicara dalam bahasa Batak bukan hal yang lazim dilakukan oleh aktor senior Cok Simbara di hadapan publik. Aktor bernama lengkap Ucok Hasyim Batubara itu berasal dari Tapanuli Selatan tapi tidak pernah bicara dalam bahasa Batak di rumah.

"Soalnya istriku orang Jawa," kata Cok Simbara ditemui di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Tapi bukan berarti aktor 65 tahun itu melupakan bahasa daerah tersebut. Pemeran utama sinetron 90-an "Noktah Merah Perkawinan" itu masih fasih dan lancar berbincang dalam bahasa Batak, yang penting ada lawan bicara.

Dalam film "Horas Amang", Cok menjadi pemeran utama Amang (ayah) yang berupaya sekuat tenaga menyekolahkan anak-anaknya agar sukses, namun justru diabaikan ketika buah hatinya sibuk dengan aktivitas masing-masing.

Baca Juga: Film ‘Horas Amang’ Angkat Budaya Batak Dengan Nilai Universal

Karakter Amang dan anak-anaknya berasal dari daerah Toba di Sumatera Utara yang dialeknya sedikit berbeda dengan Tapanuli Selatan. "Tapi saya bisa dua-duanya," ujar aktor yang sudah aktif sejak 1973 itu.

Tidak banyak peran utama yang bisa diperankan oleh aktor-aktor yang sudah berumur, itulah salah satu alasan Cok Simbara tertarik menghidupkan karakter Amang.

Namun yang paling penting bagi aktor "Foxtrot Six" itu bukanlah soal peran utama atau pendukung, tapi berkarya di dunia seni yang dicintainya sejak empat dekade lalu.

"Saya tidak bosan (berakting). Saya selalu senang kalau diajak main film. Kalau saya suka, saya akan main," ujar aktor yang belajar di Institut Kesenian Jakarta itu.

"Horas Amang" dibintangi juga oleh Tanta Ginting, Dendi Tambunan, Jack Marpaung, Novita Dewi Marpaung hingga Piet Pagau dan rencananya tayang pada pertengahan 2019. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perancang Busana Asal Taput Lestarikan Ulos dengan Label Acas Mode

TAPANULI UTARA - Perancang busana muda kaum milenial dari Kabupaten Tapanuli Utara Anastasya Charles Angel Simanjuntak (22) turut ambil andil melestarikan Ulos sebagai Budaya Batak melalui

Batik Kota Bekasi Jadi Tamu Istimewa di Acara Collourfull Indonesia

BEKASI - Ketua Komunitas Batik Bekasi (Kombas), Barito Hakim Putra, mengapresiasi perhelatan Fashion Designer dengan tema Collour Full Indonesia yang memberikan kesempatan Batik Kota Bekasi

Pertama Kali, Ratusan Penenun Tradisional Ramaikan Festival Ulos Batak di Hutaginjang Muara

TAPANULI UTARA – Untuk pertama kalinya, ratusan penenun meramaikan Festival Ulos Batak di Kabupaten Tapanuli Utara, yang digelar Dinas Pendidikan Taput dengan berbagai agenda di lokas

Gedung Sate Akan Jadi Lokasi Wisata Sejarah dan Budaya

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan akan menjadikan Gedung Sate menjadi lokasi wisata sejarah dan budaya sebagai bagian dari fokus pembangunan kebudaya

Wayang Kulit Kontemporer Hipnotis Anak Polandia

JAKARTA - Pertunjukan wayang kulit kontemporer menarik perhatian anak-anak Polandia dalam acara promosi seni dan budaya Indonesia yang digelar di Warsaw Street Party diadakan di Wa

Malam Budaya Indonesia Di Baden Jerman Tampilkan Legong Kraton

JAKARTA - Tari Bali Legong Kraton yang dibawakan Ni Nyoman Hartini Rutzer menjadi daya tarik bagi pengunjung acara malam budaya “Nacht Der Kuturen 2019“ yang diselengga