Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam balutan pakaian adat. PALAPA POS/Istimewa

KENDARI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan menghadiri festival masyarakat adat ASEAN keenam yang rencananaya akan dilangsungkan awal Juli 2019 di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sekretaris Daerah Kota Baubau, Roni Muchtar melalui pesan singkat yang diterima, Kamis (31/1/2019), mengatakan agenda kegiatan festival masyarakat adat ASEAN itu akan dibuka langsung Presiden Jokowi dan dihadiri sejumlah Menteri dan beberapa duta besar dari negara sahabat.

"Kalau kegiatan serupa dilaksanakan di Kabupaten Sumenep Jawa Timur 2018, maka kita harapkan di Kota Baubau juga Bapak Presiden yang akan membukanya," kata Sekda Baubau.

Terkait fasilitas yang disiapkan Pemkot Baubau, Roni mengatakan adalah fasilitas tempat penginapan, yang dinilainya hingga kini sudah mencukupi dengan jumlah tamu yang akan hadir.

"Hingga saat ini hotel di Kota Baubau sudah tersedia lebih dari 400 kamar, belum termasuk hotel berlantai tujuh yang sedang proses peneyelesaian dengan memimiliki lebih dari 200 kamar," ujaranya.

Dengan demikian lanjut Sekda, dengan 600 kamar yang ada, menunjukkan bahw sudah cukup untuk menampung para tamu yang datang.

Sedangkan mengenai tranportasi udara, Pemkot Baubau juga terus menggenjot peningkatan fasilitas bandara baik dari perpanjangan landasan maupun sarana ruang kedatangan dan pemberangkatan penumpang, serta memaksimalkan transportasi laut yang menuju ke Baubau dan keluar dari kota Baubau.

"Pemkot baubau juga menyepakati untuk uji coba peningakatan penerbangan ke Kota Baubau, termasuk peningkatan sarana transportasi laut baik dari Makassar kesini (dari Baubau ke Kendari). Artinya penumpoang dari Jakarta singga ke Makasar, atau Jakarta ke ke Kendari lalu menyeberang pake angkutan laut bisa terkoneksi tiba pada hari itu juga meskipun ada selisi waktu beberapa jam yang berbeda," tuturnya.

Ia menambahkan, walupun hingga kini belum dikaetahui jumlah tahu yang akan hadir, namun setidaknya seluruh Raja-raja dan Sultan se-Asean akan hadir. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perancang Busana Asal Taput Lestarikan Ulos dengan Label Acas Mode

TAPANULI UTARA - Perancang busana muda kaum milenial dari Kabupaten Tapanuli Utara Anastasya Charles Angel Simanjuntak (22) turut ambil andil melestarikan Ulos sebagai Budaya Batak melalui

Batik Kota Bekasi Jadi Tamu Istimewa di Acara Collourfull Indonesia

BEKASI - Ketua Komunitas Batik Bekasi (Kombas), Barito Hakim Putra, mengapresiasi perhelatan Fashion Designer dengan tema Collour Full Indonesia yang memberikan kesempatan Batik Kota Bekasi

Pertama Kali, Ratusan Penenun Tradisional Ramaikan Festival Ulos Batak di Hutaginjang Muara

TAPANULI UTARA – Untuk pertama kalinya, ratusan penenun meramaikan Festival Ulos Batak di Kabupaten Tapanuli Utara, yang digelar Dinas Pendidikan Taput dengan berbagai agenda di lokas

Gedung Sate Akan Jadi Lokasi Wisata Sejarah dan Budaya

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan akan menjadikan Gedung Sate menjadi lokasi wisata sejarah dan budaya sebagai bagian dari fokus pembangunan kebudaya

Wayang Kulit Kontemporer Hipnotis Anak Polandia

JAKARTA - Pertunjukan wayang kulit kontemporer menarik perhatian anak-anak Polandia dalam acara promosi seni dan budaya Indonesia yang digelar di Warsaw Street Party diadakan di Wa

Malam Budaya Indonesia Di Baden Jerman Tampilkan Legong Kraton

JAKARTA - Tari Bali Legong Kraton yang dibawakan Ni Nyoman Hartini Rutzer menjadi daya tarik bagi pengunjung acara malam budaya “Nacht Der Kuturen 2019“ yang diselengga