Bus sekolah gratis Kota Bogor. PALAPA POS/Istimewa

BOGOR - Operasional bus sekolah yang sudah diresmikan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto pada Jumat (25/1/2019) setiap harinya berganti rute.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Jawa Barat, Rakhmawati di Bogor, Sabtu (26/1/2019), menyebutkan rute bus sekolah bagi para siswa sudah dijadwalkan dari Senin hingga Jumat.

Untuk Senin mulai dari Katulampa-Bantarjati-Lippo Keboen Raya. Selasa di Salabenda-Solis -Dadali. Rabu di Tajur (Unitex)-Bondongan-Djuanda. Selanjutnya Kamis Ciparigi-KS Tubun-Sukasari. Jumat Semplak (ATS)-Merdeka-Situ Gede. Pemberhentiannya di titik-titik halte.

Ia mengatakan jam operasional dua unit bus sekolah mulai dari pukul 06.00-07.00 WIB untuk keberangkatan dan penjemputan mulai dari pukul 14.00-15.00 WIB.

"Kedepan kita bisa memperbanyak bus sekolah dengan skema bisa bekerja sama dengan angkutan umum terkait, bantuan pusat dan provinsi," ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat mengapresiasi peluncuran Bus Sekolah yang dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya dan program ini merupakan salah satu bukti realisasi janji kampanye Bima Arya-Usmar Hariman saat terpilih menjadi kepala daerah 2014.

"Tujuannya, bus sekolah gratis ini ingin memberikan hak kepada siswa yang kurang mampu dari sisi ekonomi untuk mendapatkan pendidikan yang benar, jangan sampai telat, capek berlebihan karena tidak punya ongkos. Kita ingin mereka fokus belajar," ungkap Ade Sarip.

Meski begitu bus sekolah yang tersedia saat ini masih belum bisa mengakomodir seluruh siswa kurang mampu dari sekitar 400 SMP dan SMA atau SMK yang ada di Kota Bogor. Upaya menambah unit bus sekolah sambungnya akan dianggarkan pada tahun berikutnya.

"Kami meminta jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor untuk melakukan koordinasi terkait teknis di lapangan. Dishub juga harus koordinasi dengan Organda dan sopir angkot, badan hukum supaya tidak miss persepsi di lapangan," jelasnya.

Sebelumnya Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan dari sekitar 400 sekolah SMP dan SMA/SMK yang ada di Kota Bogor, baru dibagikan 300 kartu bus sekolah kepada siswa yang menjadi prioritas. Kartu tersebut merupakan akses naik bus sekolah secara gratis.

"Nanti penerima kartu akan naik bertahap seiring dengan penambahan jumlah bus, mudah-mudahan berjalan lancar. Kita evaluasi terus," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Seluruh Kecamatan di Kabupaten Bogor Zona Merah Covid-19

BOGOR – Seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor ditetapkan sebagai zona merah penularan Covid-19. Demikian disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Rizieq Shihab Diduga Kabur dari RS Ummi Kota Bogor

BOGOR – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab diduga melarikan diri dari Rumah Sakit  (RS) Ummi Kota Bogor terkait hasil swab test Covid-19 miliknya. 

FORMI Kabupaten Bogor Luncurkan Kegiatan Senam Pancakarsa

BOGOR - Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Bogor meluncurkan kegiatan Senam Pancakarsa di Kecamatan Tanjungsari pada Rabu (9/9/2020),  yang juga bagian d

Pelanggaran Pemilu 2019 Di Jawa Barat Didominasi Politik Uang

BOGOR - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menyebutkan pelanggaran Pemilu 2019 di wilayahnya didominasi praktik politik uang.

"Pelanggara

Bupati Bogor Siap Tegur Sekolah yang Siswanya Demo ke Jakarta

BOGOR - Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin siap menegur sekolah di Kabupaten Bogor yang siswanya melaksanakan aksi demonstrasi di DKI Jakarta pada saat pelantikan Joko Widodo dan Ma'ru

NU Kota Bogor Dukung Bima Arya Tuntaskan Kasus Gereja Yasmin

BOGOR - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor, Jawa Barat, menyatakan dukungan atas sikap Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang mengaku akan menuntaskan kasus Gereja