Sanggar Jepin Manis Kapuas Hulu saat menggelar perlombaan. PALAPA POS/Istimewa

KALIMANTAN - Sanggar Jepin Manis Kapuas Hulu bertekad terus mengukir prestasi pada tahun ini seperti keberhasilan prestasi yang sempat mengharumkan kabupaten Kapuas Hulu di tingkat nasional pada 2018 lalu.

"Alhamdulillah tahun lalu banyak prestasi sudah diraih baik itu tingkat kabupaten, provinsi bahkan ke nasional dan itu akan terus kami tingkatkan pada tahun 2019," kata pelatih tari Sanggar Jepin Manis Kapuas Hulu, Yuyun, ditemui di Putussibau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Sabtu (5/1/2019).

Menurut Yuyun, salah satu prestasi Sanggar Jepin Manis ditingkat nasional yaitu masuk finalis 15 besar kategori individu ajang Indonesia Menari di Jakarta, penarinya atas nama Diska Aulia. Kemudian, di tingkat provinsi, Sanggar Jepin Manis juga pernah meraih juara harapan satu kategori tarian jepin tradisional pada Festival Seni Budaya Melayu se-Kalimantan Barat di Kabupaten Sekadau.

Sedangkan untuk tingkat kabupaten, Sanggar tersebut kata Yuyun, pernah menjadi juara satu kategori tari melayu pada Festival Budaya HUT Bhayangkara ke-72 di Putussibau. Selanjutnya juara satu juga pada Pentas Seni Budaya Melayu Kapuas Hulu yang dilaksanakan di Putussibau.

"Sanggar Jepin Manis selalu berupaya menampilkan yang terbaik untuk presentasi Kapuas Hulu," kata Yuyun.

Disampaikan Yuyun, Sanggar Jepin Manis itu saat ini memiliki 30 orang penari dan pemusik serta pelatih. Ia mengatakan untuk tahun 2019 ini, Sanggar Jepin Manis yang beralamat di jalan Beringin I nomor 04, Kelurahan Hilir Kantor, Kecamatan Putussibau Utara membuka pendaftaran anggota baru baik untuk penari mau pun untuk pemusik.

"Seni budaya Indonesia harus terus kita lestarikan, salah satu caranya melalui kaum muda dan pelajaran, kami selalu membuka diri bagi siapa saja mari kita sama-sama lestarikan seni budaya kita," ajak dia. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perancang Busana Asal Taput Lestarikan Ulos dengan Label Acas Mode

TAPANULI UTARA - Perancang busana muda kaum milenial dari Kabupaten Tapanuli Utara Anastasya Charles Angel Simanjuntak (22) turut ambil andil melestarikan Ulos sebagai Budaya Batak melalui

Batik Kota Bekasi Jadi Tamu Istimewa di Acara Collourfull Indonesia

BEKASI - Ketua Komunitas Batik Bekasi (Kombas), Barito Hakim Putra, mengapresiasi perhelatan Fashion Designer dengan tema Collour Full Indonesia yang memberikan kesempatan Batik Kota Bekasi

Pertama Kali, Ratusan Penenun Tradisional Ramaikan Festival Ulos Batak di Hutaginjang Muara

TAPANULI UTARA – Untuk pertama kalinya, ratusan penenun meramaikan Festival Ulos Batak di Kabupaten Tapanuli Utara, yang digelar Dinas Pendidikan Taput dengan berbagai agenda di lokas

Gedung Sate Akan Jadi Lokasi Wisata Sejarah dan Budaya

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan akan menjadikan Gedung Sate menjadi lokasi wisata sejarah dan budaya sebagai bagian dari fokus pembangunan kebudaya

Wayang Kulit Kontemporer Hipnotis Anak Polandia

JAKARTA - Pertunjukan wayang kulit kontemporer menarik perhatian anak-anak Polandia dalam acara promosi seni dan budaya Indonesia yang digelar di Warsaw Street Party diadakan di Wa

Malam Budaya Indonesia Di Baden Jerman Tampilkan Legong Kraton

JAKARTA - Tari Bali Legong Kraton yang dibawakan Ni Nyoman Hartini Rutzer menjadi daya tarik bagi pengunjung acara malam budaya “Nacht Der Kuturen 2019“ yang diselengga