Batik motif lawasan. PALAPA POS/Istimewa

SOLO - Batik motif lawasan masih menjadi favorit konsumen di Kota Solo meski makin banyak motif baru yang saat ini sedang dikembangkan oleh perajin.

"Motif seperti kawung, parang dengan warna-warna sogan masih sangat diminati. Kalau konsumen saya justru tidak begitu suka dengan motif baru dengan warna-warna cerah," kata salah seorang perajin batik Muhammad Tomi Tamsis di sela-sela pameran batik di Mal Solo Square, Kamis (3/1/2019).

Ia mengatakan batik yang banyak diminati oleh konsumen mulai harga Rp100.000-300.000 per potong. Menurut dia, peminat batik lawasan tersebut bukan hanya dari dalam Kota Solo tetapi juga dari luar kota.

"Saya sudah melayani pemesanan hingga Medan, Palembang, dan Jakarta. Sejauh ini penjualan dari pemesanan ini malah lebih bagus jika dibandingkan melalui toko," kata pemilik Toko Batik Kawung Solo ini.

Senada, penjual yang lain Reni mengatakan motif lawasan masih diminati konsumen baik itu dalam bentuk pakaian maupun kain. Khusus untuk pakaian, model yang banyak dicari yaitu setelan atau atasan dan bawahan.

"Kami banyak memproduksi dengan harga di kisaran Rp1,5 juta. Kalau atasan pria saja harganya sekitar Rp350.000-500.000 per potong," katanya.

Sebelumnya, Ketua Forum Pengembangan Kampung Batik Laweyan (FPKBL) Surakarta Alpha Fabela Priyambodo mendorong para pembatik mampu menciptakan motif baru untuk mencerminkan Solo yang kekinian.

Ia mengatakan untuk motif kontemporer ini pembatik bisa mengambil simbol apapun yang identik dengan Kota Solo.

"Meski demikian, harus dipastikan bahwa ide tersebut original atau tidak meniru motif yang sudah dibuat oleh pembatik lain. Harapannya ini bisa mendongkrak penjualan," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perancang Busana Asal Taput Lestarikan Ulos dengan Label Acas Mode

TAPANULI UTARA - Perancang busana muda kaum milenial dari Kabupaten Tapanuli Utara Anastasya Charles Angel Simanjuntak (22) turut ambil andil melestarikan Ulos sebagai Budaya Batak melalui

Batik Kota Bekasi Jadi Tamu Istimewa di Acara Collourfull Indonesia

BEKASI - Ketua Komunitas Batik Bekasi (Kombas), Barito Hakim Putra, mengapresiasi perhelatan Fashion Designer dengan tema Collour Full Indonesia yang memberikan kesempatan Batik Kota Bekasi

Pertama Kali, Ratusan Penenun Tradisional Ramaikan Festival Ulos Batak di Hutaginjang Muara

TAPANULI UTARA – Untuk pertama kalinya, ratusan penenun meramaikan Festival Ulos Batak di Kabupaten Tapanuli Utara, yang digelar Dinas Pendidikan Taput dengan berbagai agenda di lokas

Gedung Sate Akan Jadi Lokasi Wisata Sejarah dan Budaya

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan akan menjadikan Gedung Sate menjadi lokasi wisata sejarah dan budaya sebagai bagian dari fokus pembangunan kebudaya

Wayang Kulit Kontemporer Hipnotis Anak Polandia

JAKARTA - Pertunjukan wayang kulit kontemporer menarik perhatian anak-anak Polandia dalam acara promosi seni dan budaya Indonesia yang digelar di Warsaw Street Party diadakan di Wa

Malam Budaya Indonesia Di Baden Jerman Tampilkan Legong Kraton

JAKARTA - Tari Bali Legong Kraton yang dibawakan Ni Nyoman Hartini Rutzer menjadi daya tarik bagi pengunjung acara malam budaya “Nacht Der Kuturen 2019“ yang diselengga