Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri Adhianto (tengah) dengan Anggota DPR Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Gerindra, Abdul Harris Bobihoe (kiri) dan Calon Legislatif (Caleg) DPR RI terpilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sudjatmiko (kanan). PALAPA POS/ Yudha.

KOTA BEKASI - Meski surat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan belum turun ke Bakal Calon (Balon) Wali Kota Bekasi yakni Tri Adhianto dan Mochtar Muhamad, namun dinamika politik di Kota Bekasi perlahan sudah menemukan titik terang.

Pasalnya, sudah ada pertemuan antara Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri Adhianto dengan Anggota DPR Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Gerindra, Abdul Harris Bobihoe dan Calon Legislatif (Caleg) DPR RI terpilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sudjatmiko yang disinyalir akan berkoalisi saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi pada November 2024 mendatang.

Ketua tim pemenangan Pilkada PDI Perjuangan Kota Bekasi, Nicodemus Godjang menjelaskan pihaknya sudah menjalin komunikasi secara baik dengan para partai politik yang lolos ke parlemen ataupun tidak.

"Tunggu saja. Yang jelas sudah ada kesepakatan untuk berjuang bersama membangun Kota Bekasi. Intinya kami ingin membangun koalisi besar untuk Kota Bekasi," katanya, Minggu (19/5/2024).

Lebih lanjut, saat ditanya soal calon pedamping Tri Adhianto atau wakil walikota, Nico menjelaskan bahwa masih terus digodok agar benar-benar pasangan itu nanti solid dan kompak.

"Yang jelas kita lihat nanti. Salah satunya nanti melalui mekanisme survey. Karena selain serasi, kan juga harus bisa mendongkrak elektabilitas pak Tri. Jadi tunggu saja," ucapnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi palapapos.co.id, Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizki Topananda mengatakan pihaknya tengah memasuki proses penjajakan dengan para Bakal Calon (Balon) Wali Kota Bekasi yang mendaftarkan diri dalam Desk Pilkada PKB Kota Bekasi selama ini.

"Yang pasti semua masih proses penjajakan. Baik dengan Bapak Tri Adhianto maupun dengan semua calon lain yang telah mendaftarkan dirinya dalam Desk Pilkada PKB Kota Bekasi, karena proses masih berjalan," pungkasnya.

Lebih lanjut, Rizki pun menjelaskan saat ini partainya sedang menunggu hasil Uni Kepatuhan dan Kelayakan (UKK) dari DPP PKB.

"Saat ini kami sedang menunggu jadwal Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) dari DPP, Insya Allah dalam waktu dekat. Setelah itu selesai, baru kami mulai bisa menentukan arah. Setelah itu selesai, baru kami mulai bisa menentukan arah, pastinya dengan memperhatikan hasil UKK yg dilakukan oleh DPP, arahan dan perintah apa ke siapa selanjutnya dari DPP kami siap menjalankan itu," tukasnya.

Penulis : Yudha.

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Dapat Restu Dari DPP PDI Perjuangan, PPP dan PBB Dukung Ade Kuswara Kunang

KABUPATEN BEKASI -Bakal Calon (Balon) Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang resmi mendapatkan surat tugas dari DPP PDI Perjuangan. Atas hal tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabu

Partai Demokrat Resmi Rekomendasi Tri Adhianto Sebagai Wali Kota Bekasi

KOTA BEKASI - Ketua DPC PDI Perjuang Kota Bekasi, Tri Adhianto resmi mendapat rekomendasi dari Partai Demokrat untuk maju Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Bekasi 2024. Mandat te

Mencalonkan Sebagai Wali Kota Bekasi, Sholihin Dapat Restu DPP PPP

KOTA BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi telah menetapkan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) yang dilakukan pada Februari 2024 kemarin dan diketahui DPC PPP Kota

Raih 12 kursi di Pileg, Ketua DPC PPP Kota Bekasi Jatuh Hati Dengan PKS

KOTA BEKASI - DPD PKS Kota Bekasi berhasil mendapatkan 12 kursi di DPRD Kota Bekasi saat Pemilihan Legislatif (Pileg) Kemarin. Atas capaian tersebut sepertinya DPC PPP Kota Be

Setelah M2, Nofel Saleh Hilabi Ikut Kembalikan Formulir ke Gerindra

KOTA BEKASI - Kader Partai Golkar, Nofel Saleh Hilabi disinyalir memiliki ketertarikan dengan figur Mantan Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad (M2). Pasalnya me

Usai PKB, Tri Adhianto Daftar Wali Kota Bekasi Melalui Partai Gerindra

KOTA BEKASI - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri Adhianto mulai lakukan pendekatan secara politis dengan cara mendaftarkan diri sekaligus pengembalian formulir pendafta