Pengendara sepeda motor melintas di ruas jalan Provinsi Tarutung - Sipahutar yang kondisinya rusak berlubang dan digenangi air. PALAPA POS / Hengki Tobing

TAPANULI UTARA – Di saat Presiden Jokowi tengah semangat memperbaiki Infrastruktur jalan khususnya yang sudah lama rusak seperti yang dilakukan saat kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, Namun brbanding terbalik dengan jalan provinsi yanga ada di Kabupaten Tapanuli Utara, seperti jalan penghubung Tarutung – Sipahutar hingga kini dibiarkan rusak bagai kubangan kerbau.

Jarak antara Kecamatan Tarutung ibukota Kabupaten Tapanuli Utara dengan Kecamatan Sipahutar sekitar 26 Kilometer. Sedangkan kerusakan badan jalan terlihat kurang lebih 10 kilometer.

Kerusakan tersebut sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Namun hingga saat ini tidak terlihat tanda-tanda perbaikan.

Dalan Simanjuntak, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Tapanuli Utara saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, jalan Tarutung - Sipahutar - Pangaribuan dan Garoga merupakan jalan Provinsi, dan perbaikan jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprop) Sumatra Utara (Sumut).

Disebutnya, Pemkab Taput melalui surat Bupati ataupun pembicaraan dalam berbagai forum sudah beru;angkali mendesak Pemprov Sumut memperbaiki jalan tersebut.

"Dan untuk menanggulangi sementara kerusakan jalan, Pemkab Taput sudah beberapa kali secara swadaya menimbun lubang- lubang pada jalan tersebut dengan sirtu,"terangnya.

Sementara itu, Hendrik H, warga Tarutung kepada wartawan menyampaikan harapannya agar Pemerintah Provinsi Sumut segera melakukan perbaikan jalan Tarutung - Sipahutar.

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sudah lama terjadi dan terkesan seperti dibiarkan Pemerintah Sumatra Utara, karena tidak kunjung ada perbaikan.

"Jalan Tarutung - Sipahutar rusaknya tergolong parah dan berbahaya melintas di jalan tersebut. Kadang kita memilih melintasi dari jalan Siatasbarita kalau ingin ke Sipahutar,"katanya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Binamarga Tarutung, dihubungi Selasa (9/5/2023) terkait kerusakan badan jalan tersebut belum dapat dikonfirmasi.

Seperti yang disampaikan Presiden Jokowi saat kunjungan kerja ke Provinsi Lampung untuk meninjau kondisi kerusakan infrastruktur jalan mengatakan, bahwa setiap ruas jalan di negara memiliki penanggung jawab masing-masing sesuai dengan golongan nya. Pemerintah pusat bertanggung jawab untuk jalan nasional, Gubernur untuk jalan provinsi dan Bupati/ Walikota untuk jalan kabupaten/ kota.

Penulis : Hengki

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Balon Gubernur Sumut Nikson Nababan Terharu Dijamu Tokoh Marga Aritonang di Medan

SUMATRA UTARA - Bakal Calon Gubernur Sumatra Utara, Nikson Nababan mengaku terharu dengan jamuan makan siang oleh para tokoh marga Aritonang di Medan, Kamis (9/5/2024).

Ahok Kehendak Rakyat Sumatra Utara

Ditulis oleh : Fungsionaris PDI Perjuangan, Sutrisno Pangaribuan.

Komit Terapkan Keterbukaan Informasi Publik, Kabupaten Taput Raih Predikat Badan Publik Informatif

TAPANULI UTARA - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) meraih prestasi sebagai "Badan Publik Informatif" dalam kategori Kabupaten/Kota dari Komisi Informasi Su

Nikson Nababan Kepala Daerah di Sumut Raih 9 Kali WTP Laporan Keuangan

TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menerima penghargaan atas keberhasilan Pemda Taput meraih Prestasi Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke 9 kali.

Bina Marga Tidak Respon, PUPR Taput Inisiasi Babat Semak Belukar Jalan Provinsi

TAPANULI UTARA - Sangat membahayakan pengendara yang melintasi Jalan Lintas Provinsi Tarutung - Sipahutar Tapanuli Utara akibat jalan terturup semak belukar tepatnya disepanja

Bupati dan Ketua TP- PKK Taput Terima Penghargaan Tertinggi Manggala Karya Kencana

TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Dr. Drs. Nikson Nababan, M.Si dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Ny. Satika Nikson Nababan menerima pen