Kapolres Taput AKBP Ronald FC Sipayung. PALAPA POS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA – Maraknya kasus pelecehan seksual dan persetubuhan di wailayah hukum Polres Kabupaten Tapanuli Utara Kapolres AKBP. Ronald FC Sipayung berharap perasn seluruh elemen masyarakat dengan cara menadukasi Kawula muda agar terhindar dari tindakan yang tidak terpuji itu.

Seba menurut dia, kejadian belakanangan ini terjadi di Tapanuli Utara perlu memberikan edukasiterutama kepada anak-anak, sebab pelaku yang sudah ditangkap kepolisian dan sudah ditetapkan menjadi tersangka terbilang masih dibawah umur ataupun status pelajar,  dan apling mirisw ada dalam satu kasus berstatus dosen perguruan tinggi.

Menyikapi maraknya kasus asusila yang berdasarkan data ditangani Polres Taput pelakunya mencapai 12 orang, Ronald FC Sipayung disela-sela agenda konferensi pers, Selasa (14/6/2022) mengakui menangani laporan kasus asusila dengan total pelakunya 12 orang.

"Saya.sangat prihatin dengan yang terjadi belakangan ini, ada sejumlah laporan kasus asusila bahkan korban hingga pelaku masih dibawah umur,"ungkapnya.

BACA JUGA : Kemen PPPA Desak Pemerkosa di Tapanuli Utara Dihukum Berat

BACA JUGA : Sadis……!, Anak Dibawah Umur Disetubuhi Sepuluh Pelaku Bergantian

BACA JUGA : Oknum Dosen IAKN Taput Tersangka Dugaan Pencabulan Dijebloskan ke Penjara

Ronald menyebutkan, setelah adanya laporan dan korban dan pelaku sudah menjadi tersangka sebagai bukti perlu dilakukan langkah-langkah yang tepat agar tidak terulang hal serupa di Tapanuli Utara, dan sangat diperlukan peran segenap lapisan masyarakat.

"Ini tanggung jawab kita bersama bukan hanya Kepolisian, kita telah kordinasi ke sekolah-sekolah agar mengedukasi serta membimbing siswanya,"katanya.

Akan tetapi sebut Ronald butuh juga peran tokoh agama untuk memberikan pencerahan spritual melalui denominasi gereja. Serta peran orang tua yang wajib memperhatikan prilaku anaknya baik dirumah maupun lingkungannya.

"Jika semua elemen ini bekerjasama mengedukasi, mengontrol anak-anak kita dan mengawasi, saya harap tidak terjadi lagi kasus asusila di daerah ini,"harapnya

Ronald menegaskan, pihaknya tetap komit untuk memproses sesuai aturan hukum yang berlaku terhadap kasus asusila yang ditangani.

"Saya apresiasi media yang ikut membantu, memberikan informasi. Kita komitmen melaksanakan proses hukum sesuai aturan kepada pelaku asusila,"pungkasnya.

Penulis : Alponso

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Status Kasus Roy Suryo Masuk Tahap Penyidikan

JAKARTA - Penyidik Polri meningkatkan status kasus pakar telematika Roy Suryo terkait dengan unggahan meme Stupa Borobudur mirip wajah Presiden Joko Widodo dai tahap penyelidi

Enam Tersangka Penyalahgunaan Narkoba Dibekuk Polisi

TAPANULI UTARA - Tim opsnal satuan Narkoba Polres Taput berhasil meringkus Enam orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja, Jumat (17/6/2022). Ke enam orang tersangka t

Kemen PPPA Desak Pemerkosa di Tapanuli Utara Dihukum Berat

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendesak pelaku pemerkosaan terhadap Seorang gadis usia 15 tahun di Tapanuli Utara, Sumatera Ut

Sadis……!,  Anak Dibawah Umur Disetubuhi Sepuluh Pelaku Bergantian

TAPANULI UTARA - Sungguh sadis dan biadab perilaku bejad 10 pelaku menyetubuhi seorang anak dibawah umur berinisial CS (16). Dari 10 pelaku, tujuh masih tergolong dibawah

Rektor IAKN : Oknum Dosen Tersangka Pencabulan Akan Kena Sanksi

TAPANULI UTARA – Oknum Dosen inisial NTL (33) yang sudah ditetapkan tersangka atas dugaan pencabulan dan ditahan di Mapolres Tapanuli Utara akan dikenakan sanksi oleh pi

Membongkar Toko Ponsel, Dua Pelaku Status Pelajar Ditangkap

TAPANULI UTARA - Satuan Reskrim Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil menangkap dua dari rmpat orang, Jumat kemarin (3/6/2022) pencuri isi toko ponsel milil Andri Bakkara (31