Kuasa hukum Pedagang Kaki Lima (PKL), Nur Alamsyah (kiri) dengan Ketua RW 20, Rachmat Pramuka (kanan). Senin (29/11/2021). PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Pembongkaran bangunan liar berlokasi di Perumahan Duta Indah Kelurahan Jatimakmur Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi, Camat Pondok Gede sudah hampir sepekan, namun tidak ada solusi bagaimana nasib Pedagang Kaki Lima (PKL) lapaknya dibongkar Pemerintah Kota Bekasi.

Hal tersebut dikeluhkan Nur Alamsyah selaku kuasa hukum dari PKL yang berada dalam lingkungan RW 20 tersebut. Nur Alamsyah berharap, setelah lapaknya dibongkar pemerintah daerahnya seharusnya beri seolusi, karena menyangkut urusan perut.

"Persoalan para pedagang harus diselesaikan serta dicarikan solusi terbaik. Sudah hampir sepekan para pedagang tidak berjualan lantaran lapaknya dibongkar. Bayangkan mereka memiliki anak yang harus membayar sekolah, mereka pun harus memenuhi kebutuhan sandang dan pangan,"kata Nur Alamsyah kepada palapapos.co.id. Senin (29/11/2021).

Lebih lanjut dia mengaku, akan mengurus perijinan ke dinas terkait agar diperbolehkan para pedagang untuk sementara diperbolhkan membuka lapak sebagai solusi terbaik karena menyangkut kemanusiaan.

"Saya selaku kuasa hukum akan mencoba mengurus perijinan ke dinas terkait agar para korban pembongkaran lapak bisa berjualan kembali. Selain itu, dia juga akan membantu berikan solusi kepada Pemerintah Kota Bekasi apabila tempat tersebut akan dijadikan lapak kuliner Pondokgede,"ucapnya.

Terpisah, salah satu pedagang yang lapaknya terbongkar, Safriyah mengungkapkan dirinya sudah lama berdagang di tempat tersebut. Dia pun menegaskan hasil dari penjualan digunakan untuk mencukupi kehidupan keluarganya.

"Saya berdagang di Perumahan Duta Indah sudah hampir 25 tahun. Kalau dibongkar dan tidak ada solusi untuk kami, mau makan apa keluarga saya, terlebih masih kondisi pandemic Covid-19,"keluh Safriyah.

Safriyah pun berharap Pemerintah Kota Bekasi agar memperhatikan nasib pedang kecil seperti dirinya dan dicarikan tempat berdagang sementara.

Penulis: Yudha

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Zainul Miftah dan Srikandi Golkar Berikan 100 Paket Nasi Kotak

BEKASI - Usai melaksanakan shalat Jumat, Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua PDK Kosgoro 1957, Zainul Miftah dan Srikandi Golkar Kota Bekasi bagikan 100 paket nasi kotak siap sa

Antisipasi Banjir Pemkot Bekasi Turunkan Pasukan Katak

BEKASI - Mencegah dan antisipasi banjir Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup menurunkan pasukan katak dan pasukan dari Dinas Bina Marga dan

Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Akan Berikan Beasiswa Pemenang Olimpiade

BEKASI - Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jaka Permai adakan pelepasan kontingen Olimpiade Sains Al-Azhar (OSA) dan Festival Lomba Kreasi Al-Azhar (FELKA) di Gedung Pusdiklat Al-Mu

Dihadiri Plt Wali Kota, DPD ASOBSI Kota Bekasi Berjanji Edukasi Masyarakat Soal Sampah

BEKASI - DPD Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Kota Bekasi adakan rapat kerja di Jalan Mawar 6 Rawa Bambu, Kali Baru, Medan Satria, Kota Bekasi. Rabu (19/1/2022) dihadir

Terkait Pelayanan Kependudukan Gratis, Lurah Dan Camat Se Kota Bekasi Dapat Tantangan dari Tri Adhia

BEKASI - Kegiatan Apel rutin Pemerintah Kota Bekasi di Stadion Patriot Chandrabhaga dipimpin  Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Senin (17/2/1/2022). menyatakan akan membuat <

Minim Lahan Terbuka Hijau, Tri Adhianto Tjahyono Lakukan Aksi Tanam Pohon

BEKASI - Pelaksanaan Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono lakukan kegiatan penghijauan lingkungan di Pasar Alam Vida, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya