PT Toba Pulp Lestari (TPL) memberikan bantuan bibit ikan kepada sejumlah Pokdakan di Kabupaten Toba. PALAPA POS/ Desi

TOBA - Tujuh Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) di enam Desa Kabupaten Toba menerima bantuan bibit ikan mas dari PT. Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) 1,3 ton.

Kepala Desa Patane II, James Butarbutar mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada Pokdakan beranggotakan para pemuda dari Desa Patane II yang ingin belajar dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

"Dukungan PT TPL ini sangat bermanfaat, dengan bantuan ini para pemuda memiliki kegiatan usaha baru mengembangkan peternakan ikan. Kami berharap Pokdakan juga mendapat pendampingan berkesinambungan dari perusahaan,” tutur James.

Sementara itu, Ketua Pokdakan Karang Taruna, Desa Tangga Batu I, Sudarlan Sitorus, menyampaikan aspirasi program dukungan bibit ikan mas dari TPL, dengan harapan menjadi wadah sekaligus menjadikan pemuda sebagai wirausaha.

“Pemberian dukungan bibit ikan sangat membantu, karena kami jadi memiliki kegiatan positif sekaligus menumbuhkan semangat anggota Pokdakan Karang Taruna berwirausaha,”katanya.

Pembagian bibit ikan mas dilakukan tiga tahap, yakni pada tanggal 30 Agustus 2021, 11 November 2021 dan 24 November 2021.

Stakeholder Relation Mill Coordinator, Rudy Panjaitan berharap bantuan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di sekitar perusahaan.

"Dukungan bibit ikan mas ini sudah dilakukan beberapa kali di sejumlah lokasi, dan akan selalu hadir di segala aspek memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat di sekitar perusahaan, dan perusahaan terus hadir berkontribusi serta tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,"tutur Rudy Jumat (26/11/2021).

Pemilihan bibit ikan mas lanjut Rudy menjelaskan, memiliki makna di suku Batak. Di dalam adat Batak dan filosofi ikan mas adalah hidup rukun bersama, seperti ikan mas yang berenang tanpa saling bertubrukan.

“Ikan mas berupakan salah satu hidangan dalam rangkaian upacara adat Batak dengan cara masak diarsik. Ikan mas arsik disediakan sebagai simbol kehidupan yang lebih diberkahi,” jelasnya.

Stakeholder Relation Mill Officer Suarno Simatupang juga mengatakan perusahaan akan melihat perkembangan para Pokdakan.

Sejumlah Pokdakan penerima bantuan yakni, GKPI Patane III, Saribu Usaha (Patane I), Akal Sehat (Patane II), Sidodo Roha (Patane V), Rim Ni Tahi (Patane III), Gabe Mas (Patane II) dan Karang Taruna (Tangga Batu I).

“Kita akan lakukan monitoring dan evaluasi kelompok ini sekali sebulan untuk melihat hasil dan perkembangan dari dukungan yang kita berikan. Jika hasilnya baik, bukan tidak mungkin akan dijalin kerjasama yang lebih baik lagi dimasa yang akan datang. Sehingga terus berkesinambungan,” tutup Suarno mengakhiri.

Penulis : Desi

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pilot Project , KAGAMA dan KAFEGAMA Bidik Pendampingan Produk UMKM Taput

TAPANULI UTARA - Keluarga Besar Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) dan Keluarga Besar Fakultas Ekonomi Gadjah Mada (KAFEGAMA) tengah menjajaki pendampingan desa wisata, UMKM hingga B

Pedagang Beli Minyak Goreng Curah Harus Tunjukkan KTP dan NPWP

BEKASI - Menindaklanjuti Intruksi Kementerian Perdagangan mengharuskan pedagang pasar hendak membeli minyak goreng curah diharuskan menunjukan identitas seperti KTP dan NPWP s

Satika Harapkan Kehadiran Tiara Kusuma Tingkatkan Ekonomi Pelaku Salon

TAPANULI UTARA - Ketua Dekranasda Ny Satika Nikson Nababan boru Simamora mengharapkan kehadiran DPC Tiara Kusuma mampu meningkatkan ekonomi pelaku usaha Salon. Hal itu dikatak

Satika Jajaki Tanaman Simplokos Bahan Baku Pewarna Benang

TAPANULI UTARA - Ketua Dekranasda Tapanuli Utara (Taput) Satika Simamora didampingi Kepala Dinas Pertanian SEY Pasaribu menyambut baik kunjungan Sekretaris Pewarna Alam Indone

Gubernur Resmikan Pasar Rakyat Jabar Juara di Kota Bekasi  

BEKASI - Usai resmian wisata air Kalimalang, Rabu (20/4/2022). selanjutnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil langsung beranjak untuk meresmikan Pasar Harapan

Siborongborong Dipilih Jadi Pilot Project Bawang Merah

TAPANULI UTARA - Mengatasi defisit produksi komoditi bawang merah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat  di Tapanuli Utara, Bupati Nikson Nababan memilih Kecamatan Siborong