Anggota Komisi Empat DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Faisyal Hermawan. PALAPA POS

BEKASI - Narkotika dan obat-obat terlarang diduga diperjual belikan di toko kosmetik. Barang haram itu dikonsumsi kalangan muda demi mendapatkan ketenangan pada dirinya. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan aturan berupa Peraturan Daerah (Perda).

Anggota Komisi Empat DPRD Kota Bekasi Ahmad Faisyal Hermawan mengatakan hal tersebut menjadi konsentrasi utama bagi Pemerintah dan semua pihak untuk ikut serta dalam proses pencegahan perdaran narkotika. Karena diketahui bersama, bahaya mengkonsumsi narkoba akan merusak masa depan bangsa, terlebih mayoritas yang konsumsi adalah anak- anak muda.

"Maju atau mundurnya suatu bangsa dilihat dari anak mudanya. Jika mereka rusak akibat narkotika kita tidak bisa bayangkan apa yang akan terjadi kemudian hari terhadap bangsa ini. Saya rasa ini menjadi tanggungjawab semua pihak dalam mencegah peredaran barang haram tersebut, terlebih untuk aparat penegak hukum khusunya di Kota Bekasi segera menindaklanjuti  agar tidak merusak anak- anak bangsa,"ujar Ahmad Faisyal Hermawan, Senin (22/11/2021).

Pria yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan itu pun menegaskan sebagai bukti kepedulian Pemerintah Kota Bekasi perllu membuat Peraturan Daerah yang mengikat setelah undang-undang terkait perdagangan narkotika di toko kosmetik.

"Tidak hanya itu, Selain menerbitkan Perda menurut saya tidak kalah penting melakukan penyuluhan kepada pemuda bagaimana bahayanya mengkonsumsi narkotika. Agar efeknya tidak terlalu jauh menyebar diwilayah Kota Bekasi,"ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, akan mendorong Pemerintah untuk segera melakukan upaya pencegahan peredaran narkotika, dan dia berharap adanya dukungan dari beberapa sektor yang fokus membahas soal narkotika.

"Kalau perlu ada anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota Bekasi demi melakukan langkah preventif dalam mencegah penyebaran narkotika, agar jangan sampai barang tersebut beredar luas di Kota Bekasi,"tandasnya.

Tidak hanya itu, pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi tersebut menghimbau kepada semua warga Kota Bekasi khususnya untuk pemuda, agar tidak mendekati barang terlarang tersebut. Karena hal tersebut sangat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain. (adv).

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rumah Adat Kranggan Ditetapkan Sebagai Rumah Keadilan

BEKASI - Tokoh masyarakat Kampung Kranggan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Anim Imanuddin menjelaskan, masyarakat Kota Bekasi khususnya warga Krangg

Ini Kata Anim Soal Pencegahan Pelecehan Seksual di Sekolah

BEKASI - Demi mencegah adanya pelecehan seksual di dunia pendidikan, Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Anim Imanuddin menjelaskan Dinas Pendidikan perlu melakukan tes psikologis

Anim Imanuddin Larang Praktik Pungutan Liar di Sekolah Negeri

BEKASI - Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Anim Imanuddin melarang untuk adanya praktik pungutan liar (Pungli) di SD Negeri maupun SMPN dalam bentuk apapun. Pasalnya akan membeb

Usai Reses, Anim Imanuddin Fokus Pelayanan Kesehatan

BEKASI - Hasil Jaring Aspirasi yang dilakukan Anim Imanuddin pada Daerah Pemilihan (Dapil) Jatiasih – Jatisampurna, menyatakan akan mendorong fasilitas Puskesmas di Keca

Arwis Sembiring : Legislatif Harus Lebih Dekat Dengan Rakyat

BEKASI - Anggota DPRD Kota Bekasi, Fraksi Demokrat, Arwis Sembiring menjelaskan bahwa setiap orang yang berhasil menjabat sebagai wakil rakyat harus selalu mengedepankan kepen

Arwis Sembiring : Harus Ada Pendataan Ruang Terbuka Hijau

BEKASI - Anggota DPRD Kota Bekasi, Fraksi Demokrat, Arwis Sembiring mengungkapkan saat ini Kota Bekasi masih minim Ruang Terbuka Hijau (RTH).