Proses pembongkaran bangunan liar di Perumahan Duta Indah, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Kamis (18/11/2021). PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Puluhan bangunan liar yang berlokasi di Perumahan Duta Indah, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondokgede Kota Bekasi, dibongkar karena melanggar Garis Sepadan Sungai (GSS). Pembongkaran dilakukan melaksanakan surat perintah Wali Kota Bekasi yang sebelumnya juga telah disampaikan kepada pedagang kaki lima dan pemilik kios.

Kasatpol Pamong Praja Kota Bekasi, Abi Hurairah menjelaskan Hak Guna Bangunan (HGB) sudah habis perizinannya semenjak 2006 lalu. Dirinya pun mengatakan bangunan tersebut merupakan penyebab kemacetan didaerah tersebut.

"Berdasarkan surat perintah Wali Kota Bekasi kita lakukan pembongkaran bangunan liar yang selama ini menjadi menyebabkan kemacetan. Karena ini sifatnya hak guna bangunan serta izinnya berkahir semenjak 2006 dan tidak ada perpanjangan izin. Untuk penataan lebih lanjut nanti akan dilakukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait,"kata Abi Hurairah dilokasi pembongkaran. Kamis (18/11/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Camat Pondok Gede, Ahmad Sahroni mengungkapkan pihaknya telah memberikan surat teguran pertama sampai ketiga kepada pedagang, namunsurat tidak direspon oleh pemilik bangunan liar.

"Semua proses telah kita lakukan, mulai dari teguran 1, 2 dan 3 sudah dilakukan prosesnya, kita berharap berjalan dengan lancer. Saya selaku Camat hanya menegakkan peraturan agar kedepan tempat ini rapih dan bersih,"ujar Ahmad Sahroni.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan jenis bangunan yang dibongkar terdiri dari 41 bangunan permanen dan semi permanen. Pasca penertiban kata Ahmad Sahroni, akan menyerahkan kepada dinas terkait untuk kelanjutan tempat tersebut.

"Totalnya 41 bangunan yang di bongkar, didalamnya ada 15 bangunan permanen, sisanya bangunan semi permanen. Setelah dilakukan pembongkaran saya akan menyerahkan kepada dinas terkait untuk dijadikan apa tempat ini, dan itu tentunya wewenang dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi,"ucapnya mengakhiri.

Penulis: Yudha

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Orang Tua Siswa "Ngantri" Menunggu Kepastian di SMP 2 Kota Bekasi

BEKASI - Antrian orang tua siswa di SMP Negeri 2 Kota Bekasi yang berharap anaknya masuk sekolah, Jumat (5/8/2022) sudah menjadi hal biasa. Walaupun proses belajar mengajar ta

Jelang Pemilu Bawaslu Lakukan Sosialisasi Kepada 44 Ormas

BEKASI - Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi lakukan Sosialisasi dan Konsolidasi Pengawasan Pemilu yang berlokasi di Jalan Mataram I Nomor 22 Perumahan Jakapermai, B

Faisal : Dinas Pendidikan Kota Bekasi “Tak Becus"

BEKASI - Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Faisal menilai Dinas Pendidikan Kota Bekasi tidak memiliki sikap tegas dalam persoalan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online.

Plt Wali Kota Bekasi Ke Malaysia Tinjau Pengelolaan Air Minum di Ranhill Johor

BEKASI - Plt. Wali Kota Bekasi Dr Tri Adhianto bersama jajaran terkait berkunjung ke Malaysia dalam rangka meninjau sistem pengembangan kemampuan pengelolaan air minum di Ranh

ARDIN Kembali Demo SMAN 2 Kota Bekasi Terkait PPDB Online  

BEKASI - Aksi demonstrasi mahasiswa menamakan diri Aliansi Rakyat Untuk Pendidikan Nasional (ARDIN) Kota Bekasi kembali melakukan aksi demo di depan Sekolah Menengah Atas Nege

Pemuda Batak Bersatu Gelar Aksi Solidaritas dan Doa Bersama untuk Brigadir J

BEKASI - Organisasi Masyarakat Pemuda Batak Bersatu (PBB) menggelar aksi solidaritas dan doa bersama pada Minggu (24/7/2022) atas meninggalnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutab