Anggota Komisi Tiga sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan. PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Spanduk menyatakan parkir gratis di wailayah mini market akhir-akhir ini rama diperbincangkan. Menurut anggota Komisi Tiga DPRD Kota Bekasi Oloan Nababan tempat tersebut bukan sebagai lokasi wajib pajak, namun perlu dipastikan kendaraan konsumen aman saat terparkir.

"Jadi parkir disitu bukan termasuk pungutan liar ataupun pembayaran retribusi parkir, karena bukan tempat wajib pajak dan itu termasuk atau digolongkan parkir di pinggir jalan,"kata Oloan Nababan saat ditemui palapapos.co.id, . Senin (15/11/2021).

Diapun menyatakan hal tersebut diperbolehkan atas dasar pemberdayaan masyarakat dilingkungan sekitar mimi market, asalkan sudah memiliki perjanjian antara pihak pengusaha dan masyarakat sekitar.

"Kecuali parkir dipinggir jalan masuk kedalam kategori pembayaran retribusi parkir dan tidak disetorkan ke keuangan daerah, akhirnya mengurangi pendapatan daerah itu baru menyalahi aturan,"ujar pria yang juga sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bekasi.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, apabila parkir tidak ada yang menjaga dan ada warga kehilangan ketika parkir ditempat tersebut, merupakan tanggungjawab pemilik kendaraan.

"Kalau kehilangan berarti tanggungjawab pemilik kendaraan, karena dia tidak pergi ketempat belanja yang memang ada pengelola parkir. Kalaupun ada yang mengelola, saya harap menjaga kendaraan konsumen yang sedang berbelanja,"pintanya.

Diapun berharap kepada pengelola parkir di mimi market membantu masyarakat agar kendaraan tidak pindah ketangan orang yang tidak bertanggung jawab dengan tidak memaksa untuk pembayaran parkir.

"Ya sebetulnya untuk tarif kembali lagi melihat situasi didaerah atau wilayah, dan meminta  penjaga parkir di depan mini market bisa membantu masyarakat dalam keamanan kendaraan yang di parkir,"tutupnya. (adv)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Ahmad Faisyal: Peran Keluarga Sangat Penting Hindari Pelecehan Seksual Terhadap Anak

BEKASI – Data Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi terhitung sejak 1 Januari 2021 hingga 25 Oktober 2021 ada 26 laporan korban pelecehan seksual pencabulan

Hindari Toko Kosmetik Menjual Narkotika, Ahmad Faisyal Hermawan Desak Pemkot Bikin Perda

BEKASI - Narkotika dan obat-obat terlarang diduga diperjual belikan di toko kosmetik. Barang haram itu dikonsumsi kalangan muda demi mendapatkan ketenangan pada dirinya. Untuk

Oloan Nababan Desak Pemkot Bekasi Maksimal Serap APBD

BEKASI - Demi tercapainya rencana pembangunan Kota Bekasi, Anggota DPRD Kota Bekasi dari Komisi Tiga sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Oloan Nababan mendesak Pemerintah Ko

Reses III DPRD, Warga Sampaikan Aspirasi Kepada Arwis Sembiring Meliala

BEKASI - Reses III Tahun  2021, Anggota Komisi Tiga DPRD Kota Bekasi, Arwis Sembiring Meliala mengatakan banyak warga yang menyampaikan aspirasi dengan harapan aspirasi ya

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Sodikin Berharap Ada Langkah Preventif Atasi Banjir

BEKASI - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dari Fraksi Partai Demokrat Sodikin, mengatakan agar Pemerintah Kota Bekasi dapat melakukan antisipasi penceg

Maksimalkan Hasil Pembangunan, Anggota Dewan Fraksi PDI Perjuangan Adakan Reses III

BEKASI - Jaring aspirasi yang dilakukan Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Oloan Nababan di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi mendapatkan respon positif dari w