Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Fraksi Partai Demokrat Kota Bekasi, Haeri Parani. PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Haeri Parani mengungkap bahwa jumlah tenaga guru honorer di Kota Bekasi mencapai 5.102 guru dan belum ada status pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

"Program pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tahun 2019 lalu membuka penerimaan calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) bagi guru-guru yang menjabat status tenaga honorer,"ucap Haeri Parani kepada palapapos.co.id, Kamis (11/11/2021).

Diapun menjelaskan bahwa program yang dibuka sejak 2019 lalu hingga kini belum terealisasi, dan tidak jelas kapan akan ada pengangkatan guru-guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

"Saya mendorong serta mengusulkan kepada pimpinan komisi di DPRD Kota Bekasi untuk membahas nasib tenaga guru honerer, untuk tindaklanjuti kepada ketua DPRD Kota Bekasi. Mari bersama-sama memperhatikan nasib mereka, mengingat mereka telah mengabdi didalam dunia pendidikan rata-rata lebih 10 tahun lamanya,"katanya.

Haeri Parani pun berjanji akan membantu serta mendorong ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) agar memperhatikan nasib 5.102 guru honorer di Kota Bekasi.

"Pastinya kami akan mengusulkan kpada Ketua DPRD Kota Bekasi untuk memperhatikan penuh dan perjuangkan bersama-sama nasib 5.102 tenaga guru honorer yang belum memiliki kejelasan,"tutupnya. (adv)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Ahmad Faisyal: Peran Keluarga Sangat Penting Hindari Pelecehan Seksual Terhadap Anak

BEKASI – Data Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi terhitung sejak 1 Januari 2021 hingga 25 Oktober 2021 ada 26 laporan korban pelecehan seksual pencabulan

Hindari Toko Kosmetik Menjual Narkotika, Ahmad Faisyal Hermawan Desak Pemkot Bikin Perda

BEKASI - Narkotika dan obat-obat terlarang diduga diperjual belikan di toko kosmetik. Barang haram itu dikonsumsi kalangan muda demi mendapatkan ketenangan pada dirinya. Untuk

Oloan Nababan Desak Pemkot Bekasi Maksimal Serap APBD

BEKASI - Demi tercapainya rencana pembangunan Kota Bekasi, Anggota DPRD Kota Bekasi dari Komisi Tiga sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Oloan Nababan mendesak Pemerintah Ko

Reses III DPRD, Warga Sampaikan Aspirasi Kepada Arwis Sembiring Meliala

BEKASI - Reses III Tahun  2021, Anggota Komisi Tiga DPRD Kota Bekasi, Arwis Sembiring Meliala mengatakan banyak warga yang menyampaikan aspirasi dengan harapan aspirasi ya

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Sodikin Berharap Ada Langkah Preventif Atasi Banjir

BEKASI - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dari Fraksi Partai Demokrat Sodikin, mengatakan agar Pemerintah Kota Bekasi dapat melakukan antisipasi penceg

Maksimalkan Hasil Pembangunan, Anggota Dewan Fraksi PDI Perjuangan Adakan Reses III

BEKASI - Jaring aspirasi yang dilakukan Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Oloan Nababan di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi mendapatkan respon positif dari w