Kader Partai Golkar Kota Bekasi photo bersama usai Musyawarah Daerah V di Graha Bintang, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Senin (1/11/2021). PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Musyawarah Daerah (Musda) V DPD II Partai Golkar Kota Bekasi menuai kontroversi, hal tersebut dikarenakan kedua calon yang mendaftar saling melaksanakan agenda pemilihan ditempat berbeda.

Diketahui pada Jumat (29/10/2021) telah dilaksanakan Musda di Graha Bintang Mustika Jaya dimenangkan Ade Puspitasari secara aklamasi. Sedangkan dihari yang sama, Nofel Saleh Hilabi melaksanakan Musda di Hotel Horison Kota Bekasi, Senin (1/11/2021).

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Rahmat Sulaeman mengatakan, bahwa sudah ada tim yang dibentuk dan ditunjuk untuk melaksanakan Musda sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga partai.

“Jadi tidak benar DPD Partai Golkar Jawa Barat memerintahkan dua Musda di Kota Bekasi,”kata Rahmat Sulaeman kepada palapapos.co.id.

Lebih lanjut Rahmat Sulaeman menjelaskan DPD Golkar Jawa Barat hanya menugaskan kepada tim yang sudah tertuang dalam SK untuk melaksanakan Musda sesuai dengan tugasnya, yaitu pada Jumat, 29 Oktober 2021 di Graha Bintang Mustika Jaya.

Dia pun menambahkan, tidak bisa dan tidak benar sekertaris DPD Golkar Jawa Barat (Ade Ginanjar) memerintahkan ke panitia atau tim yang sudah di SK kan melaksanakan Musda di Hotel Horison Bekasi.

“Tidak ada Musda lagi selain di Graha Bintang Mustika Jaya. Karena saya sebagai utusan panitia dari DPD Jawa Barat tidak pernah diperintahkan seperti itu,"ujarnya.

Dalam Musda V Partai Golkar Kota Bekasi itu, hadir dari DPD Partai Golkar Jawa Barat sesuai dengan surat tugas bernomor: SGAS- 66 /GOLKAR/X/2021 yang ditandatangani oleh Tb. Ace Hasan Syadzily selaku Plt. Ketua dan Ade Ginanjar sebagai Sekretaris, menugaskan, Rahmat Sulaeman, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi,  Sukim Nur Arif,  H. Kusnadi dan Ahmad Hidayat.  untuk mewakili DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, menjadi peserta Musda V Partai Golkar Kota Bekasi dilaksanakan pada Jumat 29 Oktober 2021.

Sedikit informasi, dalam Musyawarah Daerah yang di gelar di Graha Bintang Mustika Jaya dari 18 , dan punya hak suara memilih ketua ada 11.

“Memang ada beberapa PK yang tidak hadir dalam acara. Namaun sudah qourum dan menetapkan Ade Puspitasari secara aklamasi menjadi Ketua DPD Golkar Kota Bekasi,” ungkap Rahmat Sulaeman.

Penulis: Yudha  

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

FKRW Bekasi Utara Dukung Sholihin Sebagai Cawalkot Bekasi 2024

KOTA BEKASI - Dukungan terus mengalir kepada Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin sebagai bakal calon Wali Kota Bekasi 2024. Kali ini dukungan datang dari Ketua FKRW Bekasi Uta

Dapat Restu Dari DPP PDI Perjuangan, PPP dan PBB Dukung Ade Kuswara Kunang

KABUPATEN BEKASI -Bakal Calon (Balon) Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang resmi mendapatkan surat tugas dari DPP PDI Perjuangan. Atas hal tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabu

Partai Demokrat Resmi Rekomendasi Tri Adhianto Sebagai Wali Kota Bekasi

KOTA BEKASI - Ketua DPC PDI Perjuang Kota Bekasi, Tri Adhianto resmi mendapat rekomendasi dari Partai Demokrat untuk maju Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Bekasi 2024. Mandat te

Mencalonkan Sebagai Wali Kota Bekasi, Sholihin Dapat Restu DPP PPP

KOTA BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi telah menetapkan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) yang dilakukan pada Februari 2024 kemarin dan diketahui DPC PPP Kota

Raih 12 kursi di Pileg, Ketua DPC PPP Kota Bekasi Jatuh Hati Dengan PKS

KOTA BEKASI - DPD PKS Kota Bekasi berhasil mendapatkan 12 kursi di DPRD Kota Bekasi saat Pemilihan Legislatif (Pileg) Kemarin. Atas capaian tersebut sepertinya DPC PPP Kota Be

Setelah M2, Nofel Saleh Hilabi Ikut Kembalikan Formulir ke Gerindra

KOTA BEKASI - Kader Partai Golkar, Nofel Saleh Hilabi disinyalir memiliki ketertarikan dengan figur Mantan Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad (M2). Pasalnya me