Bangunan liar yang berada di sepadan sungai depan Perumahan Duta Indah, Kelurahan Jatimakmur,  Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Bangunan liar di sepadan sungai depan Perumahan Duta Indah, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi kembali menjamur yang sebelumnya diakui sudah ditertibkan Pemeritah Kota Bekasi. Oleh masyarakat sekitar menuding bangunan tersebut salah satu penyumbang banjir karena menyempitan aliran sungai.

Kepada Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Junaedi mengatakan, Kamis (21/10/2021), sebelumnya Pemerintah Kota Bekasi sudah melakukan penertiban bangunan liar yang berada di bantaran kali tersebut, namun karena tidak langsung dimamfaatkan atau ditata warga kembali memamfaatkannya.

"Sekitar tahun 2016 - 2017 sudah kita lakukan penertiban dilokasi tersebut. Akan tetapi saat itu tidak langsung dimanfaatkan atau ditata, akhirnya bangunan kembali menjamur,”kata Junaedi megakui.

Lebih lanjut Junaedi mengungkapkan, untuk menertibkan bangunan di sepadan sungi pihakya akan melakukan rapat koordinasi dengan OPD terkait di Pemerintah Kota Bekasi.

“Kami segera akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sebelum melakukan penertiban. Nanti kita akan membahas juga langkah lanjutan setelah dilakukan penertiban,"katanya.

Hal itu disampaikan Junaedi terkait menanggapi keluhan yang disampaikan Ketua RW 15 Perumahan Duta Indah Jatimakmur Pondok Gede,Taufik Irawan. Kepada media dia  mengeluhkan keberadan pedagang atau bangunan liar di lahan sepadan sungai dan diyakini salah satu penyumbang banjir di wilayahnya.

Menurutnya, seharusnya pemerintah daerah menempatkan para pedagang di lokasi yang semestinya untuk berdagang, jangan menggunakan lahan yang dilarang, dan meminta Pemerintah Kota Bekasi melakukan penertiban terhadap bangunan liar tersebut.

"Seharusnya Lurah ataupun Camat  atau dinas terkait lakukan penertiban pedagang di lokasi tersebut, dan saya sebagai Ketua RW 15 menegaskan kepada Camat ataupun Lurah Pondok Gede untuk tidak ragu menegakkan aturan,"tutup Taufik Irawan.

Penulis: Yudha 

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Nasib PKL Perumahan Duta Indah Terabaikan Pasca Dibongkar

BEKASI - Pembongkaran bangunan liar berlokasi di Perumahan Duta Indah Kelurahan Jatimakmur Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi, Camat Pondok Gede sudah hampir sepekan, namun tida

Wakil Rakyat Mostofa Diduga Terkena Serangan Jantung Saat Rapat Paripurna

BEKASI - Mustofa, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi mendadak sesak saat berlangsungnya Sidang Paripurna DPRD Kota Bekasi, dan dugaan sementara wakil rakyat tersebut

Kasus Covid-19 Menurun, RSUD Kota Bekasi Masih Merawat Tiga Pasien Covid

BEKASI - Kasus Covid-19 di Kota Bekasi saat ini landai, akan tetapi saat ini RSUD setempat masih ada ada tiga orang warga dirawat terpapar Covid-19.

Cupa Siregar SH : Hormati Peradilan dan Lihat Sebuah Perkara Secara Utuh

BEKASI - Praktisi hukum Cupa Siregar mengajak masyarakat dan seluruh pihak melihat setiap persoalan secara utuh dan tidak bersikap reaktif terhadap putusan hakim pengadila

41 Bangunan Liar di Perumahan Duta Indah Pondokgede Dibongkar

BEKASI - Puluhan bangunan liar yang berlokasi di Perumahan Duta Indah, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondokgede Kota Bekasi, dibongkar karena melanggar Garis Sepadan Sungai (

Diduga Akibat Korsleting, Mobil Mewah Terbakar di Rest Area

BEKASI - Mobil mewah Mercedes-Benz hangus terbakar di Restoran Area KM 6, Tol Jakarta-Cikampek, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede. Dugan sementara diakibatkan ko