Penandatanganan Rancangan Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Kota Bekasi Dengan DPRD Kota Bekasi tentang perubahan Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2021, Kamis (23/9/2021). PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi Paripurnakan Rancangan Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Kota Bekasi Dengan DPRD Kota Bekasi tentang perubahan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2021, Kamis (23/9/2021).

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dalam sambutannya menjelaskan, KUA dan PPAS yang telah disepakati antara lain, pada perubahan dan pendapatan daerah diproyeksikan sebanyak Rp 5,697 triliun atau turun sebesar 3,59% jika dibandingkan dengan target pendapatan daerah pada Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) 2021 sebesar Rp 5,909 triliun.

"Untuk perubahan APBD pada 2021 belanja daerah direncanakan sebesar Rp6,460 triliun atau naik 5,67 persen jika dibandingkan dengan rencana belanja daerah pada APBD Tahun 2021 sebesar Rp6,113 triliun. Saya berharap perangkat daerah segera menyusun rencana kerja anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setelah ditandatangani KUA PPAS dalam rangka penyusunan rencana perubahan anggaran tahun 2021,"pintanya.

Ditambahkannya, perubahan APBD Tahun 2021 pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp763, 923 miliar atau naik 272, 83% jika dibandingkan dengan rencana pembiayaan daerah pada APBD Tahun 2021 sebesar Rp204,9 miliar.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro mengatakan, ada sejumlah poin penting dalam pembahasan mengenai APBD Perubahan 2021.

"Poin penting tersebut antara lain sektor pendapatan dan belanja Pemerintah Kota Bekasi, seperti Belanja Tidak Langsung (BTT) khusus untuk Covid, jumlah anggarannya mencapai Rp458 miliar. Namun ada koreksi terhadap target pendapatan Pemerintah Kota Bekasi pada akhir tahun 2021 mendatang. Perubahan target dikarenakan dampak dari pandemi Covid 19, pandemi mengakibatkan sejumlah potensi pendapatan di sektor pajak turun,"kata Ketua DPRD Kota Bekasi usai rapat Paripurna. (ADV)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rahmat Effendi Ajak HRD Lakukan Percepatan Vaksinasi di Perusahaan

BEKASI - Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dan Human Resource Department (HRD) perusahaan di Kota Bekasi lakukan pertemuan di Stadion Patriot Chandrabhaga Kota Bekasi. Pertemuan memb

Ombudsman RI Datangi DPRD Kota Bekasi

BEKASI - Lembaga Ombudsman Republik Indonesia kunjungi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi, Rabu (1/9/2021). Hal ini dilakukan sebagai tugas pokok dan fungsi lembaga ter

Perpanjang PPKM, Kota Bekasi Masuk Level 3

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi memperpanjang masa PPKM level 3 mulai 24 Agustus sampai 30 Agustus 2021. Hal itu diatur dalam surat edaran Wali Kota menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam

Tri Adhianto Serahkan Penghargaan Lomba Film Pendek Pariwisata Kota Bekasi

BEKASI - Bertempat di Situ Rawa Pulo, Jati Karya, Jatisampurna, Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menghadiri dan menyerahkan Penghargaan (award) Lomba Film Pendek P

Pemkot Bekasi Adakan Upacara HUT Ke-76 RI

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (17/8/2021).

<

Kota Bekasi Perpanjang PPKM Level 4 Sampai 16 Agustus 2021.

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi memperpanjang masa PPKM Level 4 di Kota Bekasi mulai tanggal 10 Agustus sampai 16 Agustus 2021, sesuai dengan Surat Edaran Nomor :